Pengalaman Baru Bagi Mahasiswa Kuliah Pendidikan Pancasila di Vihara
Mahasiswa merasakan ada sensasi lain saat mengikuti kuliah Pendidikan Pancasila, tidak di ruang kuliah tapi di vihara tempat peribadatan agama Budha.
MEMOPOS.co.id,Jember - Ide cerdas digulirkan Katarina Leba, S.Ag.M.Th, dosen di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember, kebetulan perempuan asal Sumba itu mengajar mata kuliah Pendidikan Pancasila kepada para mahasiswa.Bosan tiap kali tatap muka selalu di dalam ruang kuliah, kali ini dicoba kuliah di tempat peribadatan agama Budha tidak lain adalah Vihara.
Para mahasiswa itu menempuh mata kuliah tersebut di semeter 2, mereka bukan cuma satu fakultas namun beragam fakultas dan jumlah mereka sekitar 50 orang mahasiswa.Kenapa aktivitas perkuliahan di vihara?, wanita tersebut menjawab untuk menghindari kejenuhan.Hal itu diungkapkan mahasiswa kepada Katarina.
Lantas dipilihlah Vihara Jagatamaitreya, berlokasi di Jalan Sultan Agung Gang VIII, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember.Meski siang itu, Rabu (14 Mei 2026), saat perkuliahan berlangsung, cuaca di luar tidak bersahabat ditandai hujan deras, namun kuliah tetap terlaksana sesuai rencana awal.Bahkan mereka bersemangat.
"Ini tentu pengalaman baru bagi mahasiswa, karena sebagian besar dari mereka tidak pernah masuk ke vihara.Sebagai dosen harus paham, mahasiswa bosan kuliah di ruangan itu-itu saja.Hari ini kan diajarkan mata kuliah pendidikan Pancasila, kuliah di vihara ini untuk memahamkan kepada mahasiswa keberagaman agama."imbuh Katarina.
Menurut dosen mata kuliah umum (MKU) tersebut, kegiatan kuliah out door itu sangat disukai mahasiswa.Mereka bahkan begitu antusias mengikuti kuliah di vihara, para mahasiswa mengaku, kuliah di tempat peribadatan hal menarik dan tidak membosankan.Mereka sadar keberagaman itu harus dirawat dan dijaga.
"Dari kunjungan ke vihara ini, mahasiswa diharuskan membuat laporan akhir.Kemudian dipresentasikan mahasiswa, tugas itu akan dinilai nanti diakhir Mei dan awal Juni sebagai pengganti nilai ujian akhir semester (UAS).Semua mahasiswa diberi kesempatan bertanya, bahkan terlihat berebut untuk menanyakan sesuatu."terang Katarina.
Sementara itu, Muhammad Harsid Arriyad, salah seorang peserta kuliah di vihara itu mengungkapkan, ia merasa senang kuliah out door di tempat peribadatan seperti di vihara.Menurut Harsid, ada kesan tersendiri, mahasiswa diajak mengenal tempat peribadatan agama Budha."Seru banget dan tidak membosankan kuliah seperti ini."kata Harsid.(*)
