Pererat Ukhuwah Serta Bersihkan Hati Dekatkan Diri Ke Surga
Zainollah SPd, (baru putih lengan panjang) Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, saat menggelar acara halal bihalal 1447 H bertempat di Gedung PMI.
MEMOPOS.co.id,Jember - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember boleh diibaratkan seperti keluarga besar, tahun 2026 ini kembali menggelar acara Halalbihalal, Jumat, 27 Maret 2026.Momentum ini menjadi ajang bagi para "Pejuang Humanitarian" untuk memperkuat tali silaturahmi.
Juga sekaligus refleksi diri dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.Zainollah ,SPd, Ketua PMI Kabupaten Jember saat memberikan kata sambutan mengungkapkan, acara tahunan ini adalah wujud konkret merajut kebersamaan dan meningkatkan persaudaraan.
Pria berkacamata tersebut menegaskan, Palang Merah sebagai lembaga kemanusiaan dunia memiliki nilai-nilai sejalan dengan napas keagamaan."Hakikat acara ini merajut silaturahmi dan sekaligus meningkatkan persaudaraan umat.
"Sebagai lembaga diakui dunia, gerakan PMI harus mencerminkan Ukhuwah Islamiyah.Ukhuwah Bashariyah, dan Ukhuwah Insaniyah kuat. Mari kita kukuhkan tali persaudaraan ini demi kemanusiaan," tegas Ketua PMI Jember berpenampilan sederhana itu.
Dalam sesi tauziah, KH Abdul Haris mengingatkan bahwa keberhasilan manusia semata-mata karena izin Allah SWT. Haris menekankan bahwa orang sukses tidak sekedar mencukupkan diri pada amalan wajib, juga istikamah menjalankan amalan sunah.
Namun, beliau memberi catatan penting bahwa hubungan antarmanusia (Hablumminannas) sangat krusial."Dosa kepada Allah seringkali dianggap lebih kecil untuk diselesaikan dibandingkan satu dosa kepada manusia dan belum termaafkan."kata Haris.
Menurut dia, kunci semua itu adalah rida orang tua. Kesuksesan kita sangat tergantung pada bagaimana kita memperlakukan mereka; sebab sikap kita kepada orang tua adalah cerminan bagaimana anak-anak kita akan bersikap kepada kita kelak," jelas Haris.
Lebih lanjut, KH Abdul Haris memaparkan setiap manusia memiliki potensi untuk berbuat zalim maupun dizalimi. Menghadapi hal tersebut, lelaki itu mengajak para hadirin untuk meneladani akhlak para ahli surga dan memiliki keluasan hati.
"Ahli surga itu memiliki hati luar biasa.Segala kezaliman ia terima, ia mudah memaafkan orang lain. Jika penyakit hati makin tipis, maka jarak kita dengan surga akan semakin dekat,"tutur Haris.Sebaliknya, beliau mengingatkan agar kemarahan tidak dipelihara.
Memupuk kemarahan justru akan menjauhkan seseorang dari pintu surga."Kita masuk surga sangat bergantung hubungan dan penilaian orang-orang di sekitar kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus menjaga kebersihan hati dan lisan,"imbuh dia.
Acara Halalbihalal ini diakhiri sesi bersalam-salaman antar pengurus, staf, dan relawan sebagai simbol saling memaafkan dan memulai lembaran baru, semangat pengabdian lebih tulus.Terpenting selesai lebaran, diharapkan kembali bekerja disertai rasa tanggung jawab.(*)
Reporter:
Winardyasto HariKirono
