Dapat Keluhan Jalan Rusak, Ini Respon Bupati Arief Rohman
https://www.memopos.co.id/2026/03/dapat-keluhan-jalan-rusak-ini-respon.html
BLORA - Saat menggelar Blora Menyapa di Desa Jatiklampok, Kecamatan Banjarejo, Rabu (4/3/2026), Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman mendapat keluhan dari warga setempat terkait jalan menuju desa tersebut rusak.
Mendapat keluhan seperti itu, orang nomor satu di Blora itu langsung perintahkan Plt Kepala DPUPR Blora, Nidzamudin Al Huda, agar mengukur jalan yang rusak itu berapa kilometer, minimal nanti segera di grosok dulu.
Blora menyapa di Desa Jatiklampok digelar Masjid Nurul Hidayah desa setempat. Bupati Arief hadir beserta Wakil Bupati, Hj. Sri Setyorini, Forkopimda dan Seluruh Kepala OPD, Forkopimcam Banjarejo.
Disampaikan Bupati Arief, pihaknya sengaja menggelar Blora Menyapa di Desa Jatiklampok, bersama jajarannya seperti Dinas PUPR dan lainnya, Ia ingin agar mereka bisa melihat kondisi di lapangan, sekaligus mendengarkan masukan dari masyarakat.
“Saya sengaja memilih kesini, soalnya di Banjarejo jalan yang jelek disini, supaya saya tahu. Bahwa tadi ketika saya perjalanan tadi saya minta nanti Pak Kadis PUPR untuk diukur yang rusak ada berapa kilometer, minimal nanti segera di grosok dulu,” terang Bupati
Bupati menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat karena masih terdapat jalan yang rusak. Jelasnya dari 16 Kecamatan, 295 Desa/Kelurahan ini memang problem utamanya infrastruktur, khususnya jalan. Ia menyampaikan bahwa di tahun 2025, pemerintah sudah membangun jalan itu hampir 430 miliar.
“Ini juga anggaran dari Pak Presiden, dari Pak Gubernur, dari APBD, sampai hutang. Memang belum semua, kita mengakui bahwa jalan yang menjadi keluhan masyarakat itu belum semua bisa kita bangun. Tapi memang ini giliran, ini kan baru tahun pertama saya, masuk tahun kedua. Nanti Insya Allah PUPR akan mengukur disini semoga perubahan ini nanti mulai bertahap akan kita bangun,” Paparnya
Pihaknya berkomitmen di sisa masa kepemimpinannya 4 tahun lagi bersama Wakil Bupati untuk membangun infrastruktur jalan yang masih rusak.
“Kita optimis dengan Ibu Wakil, nanti 4 tahun sisa kami periode kedua ini semoga jalan-jalan yang ada di Kabupaten Blora biar mulus semuanya,” ungkapnya
Dikatakan, bahwa nantinya secara bertahap pembangunan akan dilakukan, termasuk rencana untuk melanjutkan jalan cor yang sudah ada.
“Ini nanti secara bertahap, semoga nanti di perubahan anggaran bisa kita anggarkan untuk mulai kita lanjutkan yang cor tadi yang sudah ada. Jadi, untuk Kecamatan Banjarejo, nanti Bu Camat tolong dipetakan dengan PU yang jalan-jalan yang memang belum tercover ini mana saja,” tambahnya
Mengeluh
Di acara itu, masyarakat Desa Jatiklampok, meminta agar jalan menuju desanya yakni dari arah Jalan Blora-Randublatung menuju desa Jatiklampok yang saat ini dengan kondisi rusak untuk segera diperbaiki.
Kepala Desa Jatiklampok menyampaikan bahwa masyarakatnya sangat berharap agar jalan menuju desanya agar diperbaiki. Dengan kondisi jalan yang rusak saat ini, ia menilai akses transportasi dari dan ke wilayahnya cukup sulit, termasuk membahayakan bagi anak-anak sekolah.
“Bapak Bupati, kita itu selalu di protes warga karena jalan akses menuju Blora, itu banyak anak sekolah yang jatuh Bapak. Ini mumpung ada acara seperti ini unek-unek warga saya, termasuk saya sendiri, mohon Bapak untuk jalan sampai desa Jatiklampok itu diperhatikan,” terangnya
Pihaknya ingin agar ruas jalan tersebut segera ada penanganan dari Pemerintah Kabupaten Blora, sehingga bisa mempermudah akses masyarakat.
“Saya minta perhatiannya dari pemerintah kabupaten untuk segera minimal diperbaiki atau digrosok dulu lah,” imbuhnya
Senada dengan hal tersebut, salah satu warga Robed, dihadapan Bupati ia langsung mengutarakan apa yang menjadi keluhan dari masyarakat setempat, yaitu jalan rusak. “Sampai sekarang yang dikeluhkan masyarakat itu jalan rusak pak,” katanya
Selain mendengarkan masukan dari masyarakat, di sela-sela Blora Menyapa, Bupati Arief, Wakil Bupati, dan Forkopimda juga menyerahkan bantuan kepada takmir masjid, dan menyerahkan bantuan, santunan, kepada masyarakat yang membutuhkan.
(Ardyfahril)
