Usai Menyerang KH Affandi, Pelaku Buang Barang Bukti

Pisau yang Dipergunakan Tersangka Menganiaya Ketua MUI

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Pelaku dugaan penyerangan terhadap KH Affandi Musyafa sempat berusaha menghilangkan barang bukti.

Bukti yang dihilangkan itu berupa belati yang digunakan oleh pelaku untuk menyerang pengasuh Ponpes Al Hidayah KH Affandi Musyafa.

Belati yang dipakai untuk menusuk Ketua MUI Kecamatan Pesanggaran itu dibuang oleh SDM di sebuah sungai yang ada di Dusun Silir Baru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Menurut Kapolsek Pesanggaran AKP Subandi, barang bukti belati dibuang ketika pelaku sedang berupaya melarikan diri usai melakukan aksi kejinya.

"Di buang ke dalam sungai, bukan di bantarannya. Untungnya barang bukti belati itu kita temukan," ujar AKP Subandi.

Pisau ditemukan oleh aparat melalui proses pencarian dengan melibatkan SDM. Pria asal Palembang, Sumatera Selatan itu dibawa oleh polisi menuju TKP.

Kita keler ke sungai untuk menunjukkan dimana belati dibuang. Alhamdulillah ketemu dan tidak hanyut karena belati ada di bagian tepi," papar Kapolsek Pesanggaran.

Belati yang digunakan oleh SDM merupakan milik KH Affandi Musyafa. Pisau itu diambil oleh pelaku dari dapur kediaman Ketua MUI Pesanggaran.

Kini barang bukti yang digunakan sebagai alat untuk menyerang dan melukai pengasuh Ponpes Al Hidayah Tembakur KH Affandi Musyafa telah diamankan polisi.

Belati itu kian melengkapi penanganan perkara yang dijalankan oleh penyidik Polsek Pesanggaran.(Im)

WhatsApp Bagikan ke WhatsApp Facebook Twitter Instagram

Related

Hukum Kriminal 1331739890212308865

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

Kang Mas Hariyanto Tingkat 2 Pembina Wilayah Patrang

Kasat Lantas Serta Jajarannya Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H

Selamat dan Sukses Kepada Bupati dan Wakil Bupati Jember Periode 2025 - 2030

Hot in week

Recent

Comments

Ketua Cabang PSHT Jember Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H -2025

Danyonif 509/BY Kostrad

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item