Resmi Ditutup, TMMD Sengkuyung Desa Sumber Bangun Jalan Beton dan Fasilitas Religi
BLORA - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Kodim 0721/Blora 2026 di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora resmi ditutup Rabu (11/3/2026).
Penutupan TMMD tersebut dilakukan melalui upacara yang digelar di lapangan Pertamina EP Desa Sumber yang dipimpin langsung oleh Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto, S.Sos.
Sejumlah sasaran fisik dalam program TMMD tersebut cukup banyak. Yakni pembangunan jalan rabat beton, pengerjaan blok jalan, pembangunan talud, pemasangan bronjong, pembangunan plat duiker, hingga perbaikan tempat ibadah dan pos kamling.
Selain itu juga dilaksanakan program unggulan TNI AD seperti pembangunan instalasi air bersih melalui program Manunggal Air, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jambanisasi, pembersihan lingkungan, perluasan lahan tanaman pangan, serta kegiatan reboisasi.
Sementara itu, kegiatan non fisik mencakup berbagai layanan sosial dan penyuluhan kepada masyarakat. Diantaranya, pelayanan pembuatan akta kelahiran, operasi bibir sumbing, pemberian kaki palsu bagi penyandang disabilitas, pembagian kacamata baca, pengobatan gratis, donor darah, hingga berbagai penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, UU ITE, keselamatan lalu lintas, pengolahan limbah, pencegahan stunting, ketahanan pangan, serta budidaya tanaman obat tradisional.
Dandim Letkol Kav Yudi Agus berharap seluruh hasil pembangunan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat oleh masyarakat agar memiliki masa pakai yang panjang.
Dandim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, hingga masyarakat yang turut bergotong royong selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, berbagai sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan berkat kolaborasi tersebut.
Usai upacara penutupan, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, Dandim 0721/Blora, Ketua Pengadilan Negeri Blora, Nunung Kristiyani, S.H., M.H., anggota DPRD H. M. Warsit, S.Pd, perwakilan Forkopimda, serta kepala OPD terkait melakukan peninjauan hasil pembangunan TMMD.
Peninjauan diawali dengan melihat langsung program bedah rumah RTLH di kediaman Mbah Kasri di Dukuh Mulyorejo RT 06 RW 11 Desa Sumber. Mbah Kasri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan pembangunan rumah tersebut.
“Maturnuwun sanget Pak Bupati, Pak Dandim kaleh rombongan, sampun bangunke griyo kagem kulo. Kulo namung saget bales dungo, mugo-mugo diparingi seger waras sedoyo,” ujarnya haru.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati atas bantuan sembako yang diterimanya. Dan lokasi RTLH kedua di rumah milik Bapak Tarmuji di Dukuh Jati, Desa Sumber.
Selanjutnya, rombongan menuju ruas jalan hasil pembangunan TMMD Sengkuyung Tahap I yang menghubungkan Dukuh Sambongmacan menuju Dukuh Sambonganyar di Desa Sumber. Peresmian jalan cor beton tersebut disambut antusias oleh warga yang memadati lokasi.
Berikut laporan rinci Pasiter Kodim 0721/Blora, Kapten Inf. Maningsun. Disampaikan, pelaksanaan TMMD berlangsung sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026 berhasil mencapai target 100 persen.
Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 280 meter dengan lebar 3 meter serta pembangunan dua unit rumah tidak layak huni. Selain itu juga dilaksanakan berbagai kegiatan non fisik berupa penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan berbagai instansi di Kabupaten Blora.
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan bahwa program TMMD sangat membantu percepatan pembangunan desa, terutama di wilayah yang memiliki cakupan wilayah cukup luas seperti Desa Sumber yang terdiri dari 13 dukuhan.
“Program TMMD ini sangat diperlukan dan bermanfaat, membantu desa dalam pembangunan jalan maupun program bedah rumah bagi warga kurang mampu,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan jalan cor beton dari Dukuh Sambongmacan menuju Dukuh Sambonganyar dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan ekonomi dan pertanian.
“Semoga ruas jalan ini bermanfaat untuk warga sekitar, meningkatkan mobilitas perekonomian dan pertanian. Jalan sudah bagus, pesan saya jangan digunakan untuk kebut-kebutan. Mari kita jaga bersama hasil pembangunan ini,” pesannya.
Warga yang hadir pun menyampaikan rasa syukur atas pembangunan tersebut. Mereka mengaku pembangunan jalan tersebut telah lama dinantikan dan menjadi hadiah tersendiri menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Lebaran tahun ini tidak hanya baju baru, tapi juga jalan baru,” ujar salah satu warga dengan penuh kegembiraan.
(Ardyfahril)

