Siswa SH Terate Ranting Patrang La Ode Sabet Juara Satu di Fun Sparing Mayang Fighting Club
MEMOPOS.co.id,Jember - Hari ini 14/12/25 La Ode Mutfah Mahasantri Ibnu Katsir Ranting Patrang,Rayon Patrang,Sub Rayon Ibnu Katsir meraih prestasi luar biasa pada kejuaraan Tempak pokol, Mayang Fighting Club Kabupaten Jember.
La Ode sukses menyabet gelar juara 1 pada kategori Kelas A Dewasa Putra,sekaligus dinobatkan sebagai pesilat terbaik dalam kejuaraan tersebut.
Acara ini diselenggarakan oleh PSHT Ranting Mayang Cabang Jember. dan di ikuti oleh berbagai perguruan dan sasana beladiri campuran di wilayah jember.
Dengan semangat juang yang tinggi dan persiapan yang matang, La Ode mampu mengharumkan nama baik Mahasantri. 
La Ode memulai perjalanan di dunia pencak silat sejak, ketika ia pertama kali mengikuti kegiatan Menjadi Siswa PSHT di Sub Rayon Ibnu Katsir Rayon Patrang.
“Awalnya saya ikut karena penasaran, dan kemudian saya merasakan sendiri manfaat pencak silat PSHT yang tidak hanya mengasah fisik, tetapi juga mental dan kedisiplinan,” ujar La Ode.
Seiring berjalannya waktu, minatnya terhadap olahraga ini semakin berkembang.
Ia mulai lebih mendalami teknik-teknik pencak silat yang tak hanya meningkatkan kebugaran, tetapi juga membentuk karakter.
Dalam beberapa minggu menjelang kejuaraan, La Ode Sapaannya melakukan latihan intensif hampir setiap hari dan pelatih boxing Mas Rendy Fighter, Mas Ronald dan mas Muhammad ma'ruf.
“Saya berlatih seminggu 4 hingga 5 kali. Selain latihan teknik, saya juga memfokuskan diri pada kondisi fisik saya, menjaga pola makan, dan memastikan istirahat yang cukup,” lanjut La Ode.
Persiapannya yang matang tersebut membuahkan hasil manis, membawanya ke podium juara dan dinobatkan sebagai pesilat terbaik di Kabupaten Jember.
Kejuaraan ini tidak berlangsung tanpa tantangan. Namun, La Ode mengaku bahwa dengan persiapan yang matang, ia merasa lebih siap menghadapi setiap rintangan yang datang.
Tantangan terbesar saya, Alhamdulillah, tidak ada, karena sejak awal saya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti kejuaraan ini,” ungkapnya.
Namun, salah satu momen yang sangat berkesan baginya adalah ketika ia bertanding di ronde ketiga.
“Suasana saat final sangat menegangkan. Lawan saya juga sangat baik, tapi saya berusaha untuk tetap fokus dan tampil semaksimal mungkin,” cerita La Ode saat Ditemui Redaksi Memo Pos.
Momen yang paling berkesan bagi La Ode adalah ketika ia diumumkan sebagai pesilat terbaik dalam kejuaraan ini.
“Rasanya seperti mimpi. Saya sujud syukur saat mendengar nama saya dipanggil sebagai juara 1 dan pesilat terbaik. Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi saya,” ujarnya.
Kesuksesan La Ode tak lepas dari dukungan penuh dan suport dari pelatih PSHT dan pelatih Sabercam Ibnu Katsir.
“Dukungan dari pelatih saya sangat berarti. Beliau selalu sabar membimbing dan menanamkan semangat juang serta sportivitas dalam setiap latihan.
Tim saya juga selalu mendukung tanpa henti, dan memberikan fasilitas serta motivasi yang sangat membantu saya untuk terus berkembang,” kata La Ode
Ia merasa bersyukur karena Timnya tidak hanya memberikan dukungan dalam hal melatih, tetapi juga dalam mengembangkan potensi di bidang olahraga.
“Jangan pernah takut untuk mencoba. Prosesnya memang berat, tetapi jika dijalani dengan sungguh-sungguh, pasti akan ada hasilnya. Tetap semangat, terus berlatih, dan jangan lupa untuk selalu menjaga sikap serta sportivitas di setiap langkah yang kita ambil,” pesan Pelatih pangil saja mas Ronal menambah kan.
Dengan prestasi ini, La Ode tidak hanya membuktikan bahwa Mahasantri Ibnu Katsir bisa berprestasi, tetapi juga mampu bersinar di dunia olahraga.
Semangat juang dan dedikasinya dalam pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jember Pusat Madiun seharusnya menjadi contoh bagi civitas Mahasantri Ibnu Katsir untuk terus mengejar impian dan berprestasi di berbagai bidang.
Bagi La Ode, kemenangan ini merupakan bukti bahwa kerja keras dan disiplin tidak akan mengkhianati hasil. Kini, ia siap melangkah lebih jauh untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi.
(Andik)
