Penghuni Kos Di Tukangkayu Banyuwangi Ditemukan Tergeletak Tidak Bernyawa

Kamar Kos Tempat Meninggalnya Wanita Keturunan

 MEMOPOS.com,Banyuwangi - Penghuni kos di Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi ditemukan tergeletak tak bernyawa di kamar kosnya, Jumat (16/12/2022).

Korban seorang perempuan bernama LM (55), warga Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi.

Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kos, Nanang Bagus bersama istrinya. Keduanya melihat korban tergeletak di lantai.

“Tadi saya lihat pintu kamar kosnya sedikit terbuka. Istri saya lihat, korban tergeletak di lantai,” kata Nanang kepada wartawan.

Nanang dan istrinya beberapa kali memanggil korban namun tak tak ada respon. Nanang pun curiga jika korban meninggal.

“Saya langsung hubungi petugas kesehatan. Tak selang lama, petugas kesehatan datang bersama polisi,” kata Nanang.

Petugas saat itu langsung mengecek kondisi korban. Setelah dicek, kata Nanang, korban sudah tak bernafas. Korban pun langsung dibawa ke rumah sakit.

Nanang menjelaskan, korban merupakan penghuni lawas. Korban sebenarnya punya rumah di Jalan Ikan Tengiri, sekitar 500 meter dari kos-kosan.

“Korban di rumah tidak ada temannya. Makanya dia ngekos di sini. Korban sempat tinggal bersama keluarganya di Surabaya, tapi balik ngekos lagi,” kata Nanang.

Nanang mengaku jarang berinteraksi dengan korban.Tapi dari penampakannya, kata Nanang, korban terlihat mengalami sakit.

“Tidak tahu sakitnya apa. Saya juga tidak pernah tanya. Tapi dari wajahnya dan tubuhnya, kelihatan. Penghuni kos yang lain juga tahu kalau korban sakit,” jelasnya.

Sementara itu, Petugas Piket Satreskrim Polresta Banyuwangi, Kanit Harda Iptu Prasetya Wicaksono menjelaskan, korban dalam kondisi meninggal dunia saat dievakuasi.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Kami masih akan berkoordinasi dengan keluarganya untuk menentukan tindak lanjut bagi korban,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin mengatakan, korban sudah 3 hari tidak kelihatan setelah sebelumnya dalam kondisi sakit.

“Setelah dilakukan olah TKP korban dievakuasi ke RSUD Blambangan guna pemeriksaan visum et repertum dan autopsi mayat sambil menunggu keluarga korban,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan visum et repertum luar dokter RSUD Blambangan Banyuwangi tidak menemukan bekas atau tanda tanda kekerasan di seluruh tubuh korban.

Penyebab pasti kematian belum dapat ditentukan karena belum di lakukan pemeriksaan dalam (autopsi) karena masih menunggu persetujuan keluarganya,” pungkas AKP Kusmin.(Im)

WhatsApp Bagikan ke WhatsApp Facebook Twitter Instagram

Related

Hukum Kriminal 4443370726248827946

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

Kang Mas Hariyanto Tingkat 2 Pembina Wilayah Patrang

Kasat Lantas Serta Jajarannya Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H

Selamat dan Sukses Kepada Bupati dan Wakil Bupati Jember Periode 2025 - 2030

Hot in week

Recent

Comments

Ketua Cabang PSHT Jember Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H -2025

Danyonif 509/BY Kostrad

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item