Kepala Desa Ngapus Japah Ikut Kawal Warganya Terima BLT DD.Tahap -4 Berjalan Lancar
MEMOPOS.com,Blora - Bersama Bank Jateng cabang Blora hari ini Rabu (23/11/22) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap ke-4 ini diberikan secara serentak. Bantuan tersebut di bagikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 18 desa sekecamatan Japah Kabupaten Blora, dibagi di dua titik, dari sembilan desa dipusatkan di desa Ngrambitan rumah pribadi Sukar selaku Kades, mulai desa Harjowinangun, Pengkolrejo, Krocok, Beganjing, Pandaan, Wotbakah, Bogorejo, Tengger ). dan 9 desa lainya di mulai desa (Japah, Ngapus, Dologan, Tlogowungu, Bogem, Sumberejo, Ngiyono, Gaplokan dan Kalinanas) pembagian tersebut di tempat Balai desaJapah.
Kepala desa Ngrambitan Sukar ,menyampaikan kepada awak media ,untuk pembagian BLT -DD ini dirumah kulo mas,sebape nek ning kantor deso tempate sesek,dengan bahasa jowo tulen kata Sukar.
Masih Sukar,penyaluran Bantuan BLT-DD tersebut diberikan kepada warga dalam rangka upaya untuk pemulihan ekonomi untuk warga kurang mampu,kata Sukar lagi khususnya desa Ngrambitan merasa seneng usum buohan akeh jare warga mas,ucapnya.
Akhmad Supaedi selaku Kades Ngapus saat ditemui awak media, tanggapan terkait pembagian bantuan BLT DD ini . menyampaikan, " kegiatan pembagian (BLT-DD) dana desa tahap ke-4 ini dapat menunjang sedikit membantu perekonomian masyarakat atau khususnya warga saya,melalui dari program pemerintah pusat ke pemerintah daerah sampai ditingkat desa, diberikan untuk masyarakat yang dikatakan kurang mampu, dari jumlah penerima 100 KPM dana tersebut bersumber dana desa yang terserap 40%.
Ini semua bantuan untuk masyarakat mau tidak mau kita harus laksanakan kita ikut mendukung mensukseskan program pemerintah, tapi, yang saya harapkan bantuan-bantuan ini semoga masyarakat bisa meningkatkan perekonomiannya,dan seandainya dari bantuan BLT-DD sudah tidak penyaluran buat KPM,semoga ada jalan pekerjaan lainya, Intinya bantuan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat ini sangat menunjang perekonomian masyarakat dan intinya kurang mampu.
Bantuan ini warga merasa terbantu dan digunakan untuk kebutuhan yang lainya juga,sehingga sedikit bisa meringankan membantu untuk pembelian pupuk para petani yang kurang mampu dan bantuan ini diberikan kepada warga, yang sangat membutuhkan,, dan di sisi lain kalau membahas terkait permasalahan pembelian pupuk ,sebenarnya tidak sulit apabila disesuaikan regulasi dengan RDKK, dan disini kartu tani tetap berfungsi untuk pembelianya,karena pemerintah sudah memberikan dengan cara gunakan Kartu Tani. biar para petani setiap musim tanam kebutuhannya bisa tercukupi, tetapi dengan aturan regulasi yang ada Jelasnya.
(Ardy/Yan)
