Ada Alasan Wajib Datang Ke Flower Festival 2022 Di Desa Karangdoro
MEMOPOS.com,Banyuwangi - Berbicara tentang Kabupaten Banyuwangi di ujung timur Pulau Jawa memang tiada habisnya. Ya, selain dikenal akan budaya adat istiadat, kesenian dan kulinernya, Banyuwangi juga dikenal sebagai kota 1000 Festival.
Banyaknya festival di kota ini, selain bertujuan untuk mengangkat potensi dan budaya daerah mulai dari pelosok desa hingga sudut kota. Sesuai dengan tagline Pemerintah Daerah (Pemda) ‘Banyuwangi Rebound’ sebagai gerakan pemulihan semua sektor perekonomian.
Pemda Banyuwangi terus berupaya menggalakan kegiatan yang dapat mendukung Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) serta mengangkat sektor petanian guna menciptakan ketahanan pangan.
Hampir semua komoditas mulai dari pertanian, perkebunan hingga holtikultura ada di Banyuwangi. Melihat potensi yang luar biasa itu, Pemda bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) mengadakan kegiatan dengan tema ‘Flower Festival’.
Festival akan diselenggarakan pada tangga 18 sampai 24 Oktober mendatang di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Jawa Timur.
Sesuai dengan tema, dalam event ini nantinya akan menampilkan berbagai macam bunga mulai dari bunga Aglonema, Marigold, hingga hamparan atau Bunga Matahari yang merupakan icon dalam festival ini.
Kegiatan yang digeber selama tujuh hari ini, tak hanya menampilkan tanaman bunga, melainkan juga terdapat edukasi mengenai tata cara budidaya dan agribisnis.
Mulai dari hulu untuk produksi sampai hilir pemasarannya. Sehingga dapat menghasilkan produk yang dapat diubah menjadi pendapatan keuntungan bagi masyarakat, khususnya petani.
Mulai hari kedua sampai ketujuh, event tersebut akan diisi dengan bimbingan teknis (Bimtek) mulai dari Bimtek Bunga, Bimtek pupuk alternatif untuk mengatasi kelangkaan pupuk, Bimtek penggunaan pestisida nabati hingga bimtek peternakan.
"Sasaran Flower Festival ini sangat luas. Bukan hanya mengenai bunga saja melainkan juga mencakup sektor pertanian, peternakan bahkan sampai UMKM," kata Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda pada Media.
Acara yang diselenggarakan bertepatan dengan hari santri pada tanggal 22 Oktober 2022. nantinya terdapat lomba video Tik Tok bertemakan keindahan bentangan bunga matahari di areal festival.
Bagi kalian pemburu pernak-pernik khas Banyuwangi dan pecinta kuliner, dalam event ini juga terdapat Bazar UMKM mulai dari batik, pengolahan kopi khas Banyuwangi, sampai olahan buah naga, jeruk dan jambu yang merupakan komoditas pertanian unggulan di Desa Karangdoro.
Event ini diselenggarakan dengan harapan para petani agar mempunyai nilai ekonomi yang tinggi terhadap produksi pertaniannya. Selain itu, hal ini dapat dijadikan sarana pengetahuan bagi petani milenial supaya dapat lebih memahami komoditi pertanian yang penuh akan potensi didaerahnya.
Bagaimana? Apakah kalian tertarik? Sangat disayangkan jika kalian tidak datang. Pasalnya ada bimbingan teknik (bimtek) juga yang bisa menambah ilmu pengetahuan baru kita. Yuk buruan datang, catat dan ingat baik-baik ya tanggal pelaksanaan Flower Festival 2022 di Banyuwangi.(Aly)
