Optimalkan Lahan Pekarangan, Polije Beri Pelatihan Pertanian Sistem Hidrofarmganik Di Dasa Wisma Aster 5 Perumahan Tegal Besar Permai 2
MEMOPOS.com,Jember - Tim Pengabdian Politeknik Negeri Jember (Polije) yang terdiri dari Ida Adha Anrosana, Dwi Rahmawati dan Ariesia Ayuning Gemaputri melaksanakan Pengabdian Masyarakat PNBP pada Kelompok Dasawisma “Aster 5” di Perumahan Tegal Besar Permai 2 Kec. KaliwatesJember. Tim Pengabdian tersebut memberikan solusi yang berkaitan dengan bagaimana mengoptimalkan lahan pekarangan yang relatif sempit menjadi lebih produktif melalui penerapan sistem pertanian hidrofarmganik yaitu suatu sistem pertanian kolaborasi antara budidaya tanaman secara hidroponik dan pembesaran ikan air tawar secara terintegrasi.
Permasalahan utama yang dikemukakan oleh ketua kelompok Dama “Aster 5” adalah lahan pekarangan rumah belum termanfaatkan secara maksimal dan bagaimana mengisi waktu luang ibu-ibu anggota dama dengan kegiatan yang bermanfaat.
Ida Adha, menjelaskan secara rinci permasalahan yang ditemukan pada saat survey lapang antara lain, belum termanfaatkannya lahan pekarangan rumah secara maksimal. Kedua, bagaimana mengisi waktu luang ibu-ibu anggota dama dengan kegiatan yang bermanfaat.
Ketiga, ibu-ibu anggota Dama Aster 5 belum familier dengan sistem tanam hidroponik dan budidaya ikan tawar yng dilakukan secara terintegrasi. Keempat, bagaimana cara membangkitkan semangat ibu-ibu Dama Aster 5 untuk menambah keterampilan dan wawasan terkait sistem pertanian hidroponik.
“Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, maka kegiatan pengabdian masyarakat PNBP ini bertujuan mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra dengan menawarkan suatu bentuk pelatihan penerapan sistem hidrofarmganik sebagai upaya pemanfaatan lahan pekarangan,” kata Ida Adha.
Ida Adha melanjutkan, pihaknya juga memberi pelatihan penanganan hama dan penyakit pada tanaman hidroponik dan ikan sebagai upaya memaksimalkan hasil panen dan pelatihan analisis usaha untuk menunjang pengetahuan ibu-ibu terkait usaha hidrofarmganik.
Dwi Rahmawati menerangkan, bahwa sistem hidrofarmganik tidak hanya mengoptimalkan pemanfaatan lahan tetapi juga meminimalkan pemakaian air pada budidaya ikan dengan adanya sistem sirkulasi air dari integrasi sistem hidroponik dengan kolam ikan. Selanjutnya dikatakan bahwa sistem hidrofarmganik sangat sesuai diterapkan pada lahan sempit dengan kondisi air yang terbatas.
Ariesia Ayuning menuturkan, ibu-ibu Perumahan Tegal Besar Permai 2 yang tergabung dalam kelompok Dasa Wisma Aster 5 antusias mengikuti pelatihan. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat dapat dikatakan sesuai harapan, para anggota sangat responsif terhadap inovasi teknologi yang ditawarkan dan kreatif memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar tempat tinggalnya sebagai wadah & media budidaya.“Kami juga melihat semangat ibu-ibu untuk menerapkan inovasi yang dipelajari,” pungkas Ariesia Ayuning.
