Mengapa Wisatawan Asal Jember Tiba Dinihari Di Pulau Merah? Kapolsek Pesanggaran Sampaikan Penjelasan
MEMOPOS.com,Banyuwangi - Insiden pengeroyokan dan perampasan barang berharga rombongan wisatawan asal Jember di Pulau Merah terjadi pekan lalu.
Musibah itu dialami Dimas Febri Listiyanto (28), dan Abdul Muksi (27), di Pulau Merah pada Minggu 18 September 2022, pukul 03.00 WIB lalu.
Mengapa rombongan wisatawan asal Jember datang ke Pulau Merah Banyuwangi di pagi buta sempat menjadi pertanyaan.
Mengenai hal ini, Kapolsek Pesanggaran AKP Basori Alwi menjelaskan, korban Dimas Febri Listiyanto merupakan sopir travel.
"Korban ini sering mengantar rombongan wisatawan jadi paham buka tutup destinasi wisata," terangnya, Sabtu 24 September 2022.
Selain itu, korban dan keluarganya memang hendak menikmati liburan di Pulau Merah yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.
"Bukti memang mau piknik ke Pulau Merah itu dibuktikan dengan menyiapkan uang untuk membayar tiket masuk," terang Kapolsek Pesanggaran.
Ketika masuk rombongan wisatawan asal Jember tersebut memang tidak bayar karena di pintu loket tidak ada petugas pada Minggu 18 September 2022.
"Makanya ketika didatangi orang tak dikenal dikiranya mau narik uang tiket. Uang itu sudah dipersiapkan untuk dibayarkan," tambah AKP Basori Alwi.
Ternyata yang terjadi lain cerita. Dimas Febri Listiyanto justru mengalami peristiwa penganiayaan disertai pengeroyokan oleh orang yang sempat dikira petugas tiket Pulau Merah.
Padahal rombongan wisatawan asal Jember itu baru tiba di Pulau Merah. Mereka baru saja masuk area parkir wisata.
Selanjutnya, rombongan wisatawan asal Ledok Ombo, Jember ini beristirahat di parkiran wisata Pulau Merah sambil menikmati bekal yang dibawa dari rumah.(Im)
