Buku Karya Kepala MAN 3 Banyuwangi Ditanda Tanggani Wamenag Zaenut Tauhid
MEMOPOS.com,Banyuwangi - Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Dr. KH. Zaenut Tauhid Sa”adi, M.Si menandatangani buku karya Kepala MAN 3 Banyuwangi danLentera Sastra (Terminal Literasi Pqergawai Kementerian Agama) Kabupaten Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (03//09/2022) di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
Didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. H. Moh. Amak Burhanudin, S.Ag., M.Pd.I, Wamenag menandatangani beberapa buku diantaranya Potporri Meneluk Rindu di Masa Pandemi Karya Syafaat dkk, Konsep Karya Selesa Hingga Kajian Memori Sastra Karya Karya Nurul Ludfia Rochmah Sekretaris Lentera Sastra, Pojok Romanza yang merupakan karya Almarhum Achlis Yusrianto dan pengurus Lentera Sastra, serta Buku Leadership is Caracters, Catatan-catatan kunci memimpin madrasah meraih sukses Karya Drs. Ahmad Suyuti, M.Pd.I, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Banyuwangi di Kecamatan Srono.
Wamenag berharap lebih banyak lagi buku karya Keluarga Kementerian Agama baik karya fiksi maupun non fiksi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menyampaikan bahwa dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama akan diluncurkan 77 judul buku karya Keluarga Besar Kantor Kemenag Kabupaten Banyuwangi.
“77 judul Buku Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, dari Ujung timur Pulau Jawa untuk Indonesia” ungkapnya.
Kepala MAN 3 Banyuwangi menyampaikan menyampaikan bahwa buku karyanya tersebut merupakan pengalaman pribadinya ketika diberi kepercayaan memimpin Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Banyuwangi.
“Selama tujuh tahun memimpin MTsN 3 Banyuwangi, banyak hal yang dapat kita kita lakukan hingga mencapai prestasi seperti saat ini” ungkapnya.
Ahmad Suyuti berharap bukunya menjadi salah satu catatan sejarah dari rangkaian sejarah MTsN 3 Banyuwangi, yakni sebelumnya bernama MTsN Srono, sebuah perubahan dari sebelumnya Pendidikan Guru Agama (PGA) 4 tahun.
Sementara itu Ketua Lentera Sastra H. Syafaat, S.H., M.H.I menyampaikan bahwa yang ditanda tangani Wamenag hari ini hanya sebagian dari buku karya komunitas Lentera Sastra.
“minimal ada 77 judul buku yang dapat diterbitkan pada tahun 2022 ini” ungkapnya.
Syafaat menyampaikan bahwa beberapa buku juga dapat dibaca secara gratis melalui E-Book Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi.
“Sebagian buku yang sudah tercetak tersebut juga ada di perpustakaan daerah Kabupaten Banyuwangi” ungkapnya.
Penandatanganan buku tersebut dilakukan Zainut Tauhid bersamaan dengan acara Ngopi (Ngobrol Pendidikan Islam) yang dihadiri semua Kepala Madrasah Negeri, Pengawas Madrasah, Pengawas Pendidikan Agama Islam serta pengurus MGMP PAI dan Ketua KKM (Kelompok Kerja Kepala Madrasah) se- Kabupaten Banyuwangi.
“Tiga belas tahun saya menjadi guru, dari mulai guru Madrasah Tsanawiyah, Aliyah dan Dosen di Perguruan Tinggi” ungkapnya
Lebih lanjut wamenag menyampaikan bahwa sampai sekarang dalam KTP nya masih tertulis pekerjaan guru.
“Pekerjaan guru sangat mulia, pekerjaan yang sangat memberikan manfaat bukan hanya untuk keluarga, tetapi untuk masyarakat secara luas” ungkapnya.
Terkait dengan karya tulis Wamenag sangat mendukung peningkatan kompetensi guru dibidang Literasi.(Im)
