DPC PROJO Banyuwangi Minta Pemkab Banyuwangi, Pikirkan Kemakmuran Guru Ngaji Agama Non Muslim

Jajaran pengurus DPC Projo Banyuwangi

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendapat apresiasi dari DPC Projo Banyuwangi tentang perhatian terhadap guru ngaji, setelah Pemkab Banyuwangi menyalurkan insentif guru ngaji sebesar Rp 9,4 Miliar.

Namun sayang, perhatian terhadap pendidik agama diluar pendidikan formal tersebut, sementara ini masih belum dirasakan oleh pendidik agama non muslim, Selasa (26/4/2022).

Ketua DPC Projo Banyuwangi, Rudi Hartono Latif mengatakan perhatian Pemkab Banyuwangi sungguh luar biasa terhadap pendidikan, terlebih guru ngaji yang secara khusus menerima insentif.

Kebijakan yang sangat baik itu, belum berkeadilan karena tidak dibarengi dengan perhatian terhadap pendidik agama non muslim. Padahal, selain guru ngaji, Banyuwangi memiliki banyak guru-guru dari agama lain semisal guru Injil, Pengkhotbah, Pembimbing rohaniawan dan lain sebagainya.

“Namun kami yakin, Pemkab Banyuwangi tidak bermaksud sengaja mengesampingkan non muslim. Bisa jadi karena sekarang menjelang Hari Raya Idul Fitri yang dicairkan terlebih dahulu adalah guru ngaji dari yang beragama islam,” kata Rudi sapaan akrab Ketua DPC Projo Banyuwangi.

Rudi juga menambahkan, aspirasi untuk insentif guru ngaji selain agama Islam telah lama disuarakan, namun belum juga terlealisasi. Untuk itu, pihaknya berharap kepada pemangku kepentingan agar tercipta rasa keadilan dan  kebaikan seluruh umat beragama, dengan segera membuat kebijakan perhatian terhadap guru ngaji seluruh agama.

“Kami berharap Pemkab dan DPRD Banyuwangi berkemauan sungguh-sungguh, pasti dengan mudah mewujudkannya,” ungkapnya.

Insentif guru ngaji, lanjut Rudi, dari tahun 2021 ke tahun 2022 ada peningkatan. Data yang diterima pihaknya, tahun 2021 ada 12.373 guru ngaji, dan di tahun 2022 ada 13.489 guru ngaji yang menerima insentif, dengan anggaran mencapai Rp 9,4 Miliar. Untuk itu, dibading dengan guru ngaji agama lain, persentase untuk insentif relatif lebih kecil, namun memiliki nilai yang begitu besar.

“Data pendidik yang juga harus dipikirkan insentifnya ada, 111 guru injil dan 177 pengkhotbah dan beberapa pendidik dari pemeluk agam lain. Prosentasenya teramat sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah anggaran untuk guru ngaji yang sudah direalisasikan,” pungkasnya.(Im

WhatsApp Bagikan ke WhatsApp Facebook Twitter Instagram

Related

Politik 6261277873325989323

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

Kang Mas Hariyanto Tingkat 2 Pembina Wilayah Patrang

Kasat Lantas Serta Jajarannya Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H

Selamat dan Sukses Kepada Bupati dan Wakil Bupati Jember Periode 2025 - 2030

Hot in week

Recent

Comments

Ketua Cabang PSHT Jember Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H -2025

Danyonif 509/BY Kostrad

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item