7 Orang Yang Ditahan Diminta Emak Emak Desa Sraten Untuk Dibebaskan
MEMOPOS.com,Banyuwangi - Sejumlah emak - emak tiba - tiba memadati Balai Desa Sraten, Kecamatan Cluring, pada Sabtu 30 April 2022.
Padahal layanan di Kantor Desa Sraten sedang tutup seiring cuti bersama Lebaran Idul Fitri 1443 H.
Emak - emak itu berkerumun di balai desa tidak untuk mendemo H Rahman Mulyadi selaku Kades Sraten.
Melainkan meminta H Rahman Mulyadi membantu warga agar 7 orang yang sempat diamankan oleh aparat Polresta Banyuwangi dibebaskan.
Sambil berkerumun di dalam Balai Desa Sraten, emak - emak tersebut meneriakkan yel - yel "Bebaskan tujuh orang"
Tujuh orang yang minta dibebaskan oleh emak - emak tersebut diduga terkait masalah dugaan penganiayaan di dekat lokasi pembangunan masjid di Dusun Krajan, Desa Sraten.
Kades Sraten H Rahman Mulyadi mengaku terkejut dengan aksi emak - emak itu karena mendatangi balai desa saat libur.
"Saya pas di pondok terus geser ke balai desa yang dipenuhi warga utamanya emak - emak. Mereka meminta saya membantu mengeluarkan tujuh orang itu dari tahanan Polresta Banyuwangi," kata H Rahman Mulyadi.
Saat itu, Kades Sraten menangkap kemauan warga agar aparat Polresta Banyuwangi menyikapi soal tujuh orang itu dengan bijak.
Yang saya pahami mereka minta penangguhan penahanan dan saya selaku Kades diminta bantuan melakukan komunikasi," terangnya.
Saat ini, video emak - emak meminta pembebasan tujuh orang di Balai Desa Sraten tersebut beredar luas. (Im)
