Ketum GJL Berkunjung ,Dengan Sambutan Hangat Masyarakat Di Banyumas Raya
MEMOPOS.com,Banyumas Jateng - Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus H. Riyanta, SH.,MH menghadiri acara silaturahmi LSM Indonesia yang tergabung dalam Gerakan Jalan Lurus.
Kedatangan ketua Umum GJL Riyanta, ini merupakan undangan dari kader dan masyarakat yang telah menunggu sejak pagi dan disambut dengan hangat dari Banyumas Raya.
Dalam kegiatan tersebut, tetap menerapan protokol kesehatan ,dari kegiatan ini LSM yang tergabung masyarakat Banyumas itu sendiri.
Menurut dari masyarakat dan dari kader GJL yang ingin bersalam salaman dengan penuh keraketan dan sambil swafoto/ foto bareng serta meng elu elukan tak dapat dibendung, panitia tak bisa berbuat banyak biarlah mereka untuk berjabat tangan karena masyarakat Banyumas dan kader GJL sudah mengantongi hasil Rapistest dan semuanya dinyatakan negatif.
LSM Gerakan Jalan Lurus(GJL) juga mendukung kebijakan pemerintah daerah maupun pusat dengan bersinergi yang lebih baik.
Dengan Sloganya GJL (Sing Salah di Salahke Sing Bener di Benerke )artinya jika salah akan tetap disalahkan namun jika sudah benar akan tetap dibenarkan bahkan didukung dan dibela demi untuk keadilan maayarakat yang lemah.
Kegiatan hari ini sangat luar biasa karena animo masyarakat Banyumas dan sekitarnya sangat antusias dan siap mengawal Perpres 87 tahun 2016 agar berjalan semestinya.
Dikesempatannya, Ketum GJL Riyanta menuturkan, dirinya saat ini menunggu keputusan dari DPP PDIP terkait PAW, Riyanta mendapatkan suara terbanyak setelah Imam Suroso di Dapil Jateng III yang meliputi Kabupaten Grobogan, Kabupaten Pati, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Rembang.
Riyanta memperoleh 36.570 suara. Diikuti dua orang di bawahnya yaitu Permadi 29.388 suara dan Bambang 26.141 suara.
"Saya justru menunggu PAW, sudah setahun lebih harusnya menggantikan almarhum Pak Imam Suroso di Komisi IX DPR RI," kata Riyanta, Minggu (6/6).
"Ada kekosongan hukum. Kalau di UU MD3 kan urutan berikutnya yang menggantikan. Dari partai belum ada keputusan," imbuhnya.
Untuk mengisi kekosongan hukum tersebut, Riyanta berharap Presiden hingga KPU bisa membuat peraturan yang tegas dan sesuai perundang-undangan. "terangnya.
Kinerja Pemerintah akan didukung sepenuh nya oleh LSM Gerakan Jalan Lurus jika penyelenggara Negara sudah berlaku adil sesuai harapan rakyat, namun sebaliknya jika kinerja pemerintah tidak sesuai harapan masyarakat tidak adil, plintat plintut, pelayanan publik jelek tidak transparan, nanti nya semua akan berhadapan dengan GJL. Mata dan telinga GJL dimana mana, semua relawan kader GJL bekerja secara sosial tanpa pamrih demi kebaikan bangsa dan negara guna mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih bebas dari KKN, kata Riyanta dihadapan Ratusan para kader Gerakan Jalan Lurus Banyumas Raya ini.
(Riyanta/Ardy)

