Anggota DPRD Kabupaten Blora Hadiri Kegiatan MusrenbangCam Japah Dorong Tingkatkan BUMDes Usaha Lokal
MEMOPOS.com,Blora - Pemerintah Kecamatan Japah, Kabupaten Blora melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2022 di Aula Kantor Kecamatan Japah, Jum'at (19/02/2021).
Camat Japah, Agus Puji Mulyono Sos, dalam sambutanya beberapa hal yang ada diwilayah Kecamatan Japah yang belum di optimalkan dan perlu lebih di tingkatkan dan sentuhan langsung dari pemerintah.
"Musrenbangcam ini merupakan hasil usulan- usulan dari musrenbangdes, kami sebagai pemerintah daerah tentunya mengapresiasi usulan dari setiap desa yang tersebar di 16 wilayah khususnya di kecamatan Japah," ujar Agus.
Camat Agus menambahkan, masih banyak permasalahan di alami Kecamatan Japah yang perlu dipertimbangkan dari pemerintah dan tetapi kita memaklumi situasi keuangan daerah juga ada batasan-batasan yang harus dipertimbangkan di wilayah desa masing-masing. Katanya.
"Dengan adanya hasil musrenbangdes ditingkatan musrenbangcam ini, kita bisa mengetahui apa keluhan yang perlu di usulan , Termasuk permasalahan seperti infrastruktur jalan yang perlu di proritaskan khususnya di wilayah Kecamatan Japah ini," terang Agus.
Pada kesemptan ini, Camat Japah mengharap di seluruh elmen bisa bersinergi untuk perkembangan peningkatan mulai dari desa, kecamatan, sampai ke kabupaten dengan bersama-sama demi perubahan di wilayah Japah.
" Harapan kami di seluruh desa di wilayah Japah ini untuk bersinegritas kita dukung bersama .
Pada kegiatan MusrenbangCam ini , dihadiri dari anggota DPRD Kabupaten yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4. Diantaranya:
Dari Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) Munawar, Eko Adi Nugroho ,Subroto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan( PDIP), Mutohar dari Partai Golongan Karya (Golkar), Sakijan (Nasdem), Moh Sahari (PKS), Donny Kurniawan (PPP) kemudian Yusuf Abdurohman dari Partai Demokrat.
Dari perwakilan Komisi B anggota DPRD Kabupaten Blora, Munawar mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di daerahnya, mampu mengembangkan usaha lokak sesuai dengan potensi yang ada dari desanya masing-masing. Hingga saat ini, dengan keberadaannya belum mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan desa.
Menurutnya, BUMDes merupakan usaha binaan desa yang melalui pemanfaatan ADD maupun DD. semestinya mendapatkan perhatian dan tidak hanya mengandalkan sumber kontribusi dalam pengelolaan yang bersifat perdagangan.
"Kami bersama rekan-rekan Dewan mendorong penuh terbentuknya semua lembaga BUMDes yang sudah mulai mengerekan perekonomian masyarakat setempat guna kepentingan kesejahteraan di desanya ucap" Munawar.
Dikatakan, dengan dibentuknya BUMDes merupakan lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat bersinergi pemerintah desa dalam upaya meningkatkan perekonomian desa dibentuk dan di musyawarahkan berdasarkan kebutuhan penghasilan potensi desa.
"Saya mengamati ada peran besar di dalam terbentukanya BUMDes sebagai penggerakan pemutaran perekonomian masyarakat desa demi menciptakan pekerjaan bisa mengurangi pengangguran untuk peningkatan kesejahteraan desa,"pungkasnya.(ardy)
