Di Nilai Lamban Menagani Kasusnya, Korban Pengeroyokan Di Moonlight Cafe Akan Melapor Ke Propam
https://www.memopos.co.id/2019/09/di-nilai-lamban-menagani-kasusnya.html
Foto Ilustrasi Pengeroyokan Terhadap Korban
MEMOPOS. com, Jakarta-M. Arudin Salim, Korban pengeroyokan di Moonlight Cafe, Tanjung Priok, Jakarta Utara Sabtu 07 September 2019 lalu, sesalkan lambatnya penanganan kasus yang menimpa dirinya.
Pasalnya, selain mengalami patah Gigi dan luka atas pengeroyokan yang terjadi, hingga saat ini dia masih belum dapat memastikan keberadaan beberapa barang miliknya, seperti Motor dan laptop yang didalamnya berisi data kerjaannya.
"Ngga tau, apa lagi yang ditunggu sama polisi, ko sampai sekarang ga ada yang ditahan," ujar salim kepada wartawan, Sabtu (28/9/19).
Bukannya segera menangkap para pelaku, Salim justru merasa bingung dengan sikap salah satu oknum petugas yang justru sibuk memastikan keberadaan pacarnya 'A' yang menjadi saksi dalam pengeroyokan tersebut.
"Lah itu, ko ada dari pihak polres yang nelponin pacar saya terus, maksudnya apa?," ujar Salim heran.
Menurutnya, hal tersebut membuat pacarnya menjadi tidak nyaman dan ketakutan.
Untuk itu, Salim berencana akan membawa Pacarnya ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk meminta bantuan perlindungan.
"Belakangan ini saya sudah coba komunikasi sama beberapa teman, dan kayanya harus ke LPSK nih," katanya.
Bukan hanya ke LPSK, Salim juga berencana akan melaporkan oknum dari Polres Jakarta Utara ke Propam. "Selain itu, saya sudah kumpulkan beberapa bukti untuk dibawa ke Propam," tegas Salim. Red (dn)
