Bapas Kemenkumhan NTB, Dan BLK NTB Gelar Pelatihan Warga Binaan Dan Klien
https://www.memopos.co.id/2019/09/bapas-kemenkumhan-ntb-dan-blk-ntb-gelar.html
Balai Latihan Kerja Buat Binaan Lapas NTB
MEMOPOS.com, Mataram-Kepala Kantor Balai Pemasyarakatan( Bapas) Kls 2 Mataram, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Barat (NTB) Sudirman menyatakan" Alhamdulillah, Bapas Kls 2 Mataram Dan Balai Latihan Kerja (BLK) NTB Gelar Kerjasama Pelatihan Menjahit dan Pelatihan Las kepada Warga Binaan dan Klien (Klien:Mantan Warga Binaan Red)."sebut nya.
Demikian dikatakan Kepala Bapas Kls 2 Mataram, Sudirman saat ditemui Wartawan disela-sela kesibukan memantau kegiatan pelatihan warga Binaan dan Klien yang tengah mengikuti pelatihan menjahit dan Pelatihan Las,Jumat (6/9/19) bertempat di Bapas Kls 2 Mataram.
Kepala Bapas yang berwajah ganteng itu menjelaskan"pelatihan ini terselenggara atas kerjasama Bapas Mataram,bersama Balai Latihan Kerja (BLK) NTB." Tutur nya.
Pelaksanaan Pelatihan ini disekenggarakan selama "20 hari kerja, dimulai pada tanggal,2 September 2019 hingga tanggal,24 September 2019. Peserta Pelatihan Menjahit sebanyak 16 orang terdiri dari warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP)Kls 3 Mataram, 10 orang dan Klien 6 orang, semuanya perempuan." Ungkap nya.
Sementara peserta Pelatihan Las sebanyak 16 orang, terdiri dari warga binaan Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Kls 2A, Mataram sebanyak 8 0rang,dan dari Klien sebanyak 8 orang, semuanya laki-laki." Terangnya.
Peserta yang mengikuti pelatihan ini rata-rata peserta pemula. Pelatihan dimulai pukul,08.00 hingga pukul 14.00 wita. Seusai pelatihan para peserta pelatihan menjahit kembali ke LPP Kls 3 Mataram dan peserta Pelatihan dari Klien kembali ke rumahnya masing- masing. Demikian pula peserta Pelatihan Las seusai pelatihan kembali ke Lapas Kls 2 A Mataram dan Klien kembali kerumahnya masing-masing." Sebutnya.
Ditempat sama peserta pelatihan meminta namanya tidak ditulis,sebut saja Ria nama samaran menyatakan" kepada peserta pelatihan tidak di pungut biaya, malah dikasih uang traspor, diberi baju seragam masing-masing 2 pasang, diberi makan dan diberikan pula peralatan menjahit seperti gunting, meteran dll.
Ria mengaku baru pertamakali mengikuti pelatihan ini. Ria yang mewakili teman teman peserta pelatihan agar waktu pelatihan diperpanjang supaya mahir menjahit." Harapnya.
Ria menambahkan memohon kepada "pemda semoga selesai mengikuti pelatihan ini peserta pelatihan diberikan masing-mesing 1 unit mesin jahit agar bisa membiayai kehidupan dengan keluarga sembari Ria mengucap kan terima kasih kepada Bapas Kemenkumhan NTB dan kepada BLK NTB terutama kepada pelatih yang dengan setia memberi ilmu kepada peserta pelatihan." imbuhnya.
(Taqwa)
