TGH Muchlis Ibrahim : STID Gelar Ospek
https://www.memopos.co.id/2019/07/tgh-muchlis-ibrahim-stid-gelar-ospek.html
Orientasi Studi Dan Pengenalan Kampus
MEMOPOS.com, Lombok Barat-Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus atau Ospek di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny atau di kampus lain "merupakan kegiatan awal bagi setiap peserta didik yang menempuh jenjang perguruan tinggi." sebutnya
Hal ini dikatakan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat (Lobar) Nusa Tenggara Barat Drs.TGH.Muchlis Ibrahim,MSi,saat ditemui wartawan disela-sela kesibukan diruang kerjanya,Jumat (26/7/19).
Dosen senior itu menjelaskan maksud dan tujuan digelarnya ospek dengan "seluruh rangkaian acaranya merupakan pembentu kan watak bagi seorang mahasiswa/mahasiswi baru. di STID " sebutnya.
kegiatan Ospek dimulai pada "tanggal,22 Juli 2019 dan berakhir pada tanggal,24 Juli 2019. Adapun Peserta Ospek sebanyak 115 orang, terdiri dari 56 orang laki-laki dan sebanyak 59 orang perempuan dari 2 Program Studi (Prodi), yaitu Prodi KPI sebanyak 104 orang dan dari Prodi BPI sebanyak 45 orang. Ospek dimulai pagi hari pukul 7.30 - 13.00 Wita. Kegiatan hanya digelar dalam kampus STID." jelasnya
Atas pertanyaan Wartawan Tuan Guru Kharismatik itu menegaskan" jangan hawatir,masa orientasi kampus saat ini tidak seseram masa lalu. Beberapa tahun terakhir ini metode ospek sudah berubah pengawasan kampus lebih ketat,dan ancaman sangsi pidana kepada seniornya yang nekat melakukan kekerasan fisik atau perpeloncoan." tegasnya.
Ospek kini lanjut Kepala Basarnas Lombok Barat itu"Ospek kini tidak lagi melulu identik dengan perpeloncoan namun juga bisa jadi momen menyenangkan dan tak terlupakan." jelasnya
pelaksanaan Ospek mungkin ada beberapa tradisi ospek masa lalu yang positif dan masih layak dipertahankan sampai saat ini yaitu "pelaksanaan Ospek, para mahasisw baru ( Maba) biasanya dikumpulkan oleh para seniornya untuk diberi kan pengarahan salah satunya soal aturan tata tertip,tidak boleh dilanggar, jika ada yang melaggar akan diberikan sangsi dan mahasiswa mahasiswi yang ikut Ospek akan diberikan Sertifikat dan manfaat Sertifikat tersebut sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata ( KKN) imbuhnya ( Taqwa)
