Warga Slawu: Demi Mengalirnya Air Ke Sawah Kerja Bakti Di Sungai
https://www.memopos.co.id/2019/03/warga-slawu-demi-mengalirnya-air-ke.html
Warga Slawu Saat Kerja Bakti Di Sungai Untuk Mengaliri Sawahnya
MEMOPOS.com,Jember-Warga RT.03 RW.05 Slawu Kecamatan Patrang Kab. Jember 31/3/19,berbondong bondong menutup Dam aliran Air yang ada di Utara perkampungan.pasalnya Air yang dulu mengalir dengan derasnya sekarang tidak lagi mengalir sama sekali.
Dam yang dulunya bisa mengalir hingga kebawah sekarang tidak bisa dikarekan Dam nya jebol total sehingga warga yang memiliki Sawah sekitaran slawu tidak bisa mengaliri sawahnya dengan air sampai sekarang warga setempat mengeluh karna tidak ada perbaikan dari Pengairan.
Warga yang berbondong bondong akhirnya memecah sungai menjadi dua aliran"aliran yang lama sudah jebol tidak ada perbaikan dan sekarang warga pakai Bambu di potong serta batu supaya air bisa di bagi dua bagian yang bisa mengalir ke kanal.
Dari Pemasangan Bambu dan Batu untuk pertahanan di sungai warga juga membersihkan batu batu yang di kanal supaya air bisa mengalir dan bisa di pakai warga untuk menyirami dan mengaliri sawahnya.
Umar (45 ) thn Selaku Ulu ulu Slawu yang di percaya oleh warga untuk mengaliri sawahnya kini umar turun langsung ke lokasi di mana Dam yang jebol tak kunjung di perbaiki.
Menurut Umar selaku ulu ulu di slawu mengatakan bahwa" saya mas membikin Bendungan ala kadarnya memakai bambu yang di potong potong untuk menutupi sebagian air supaya air bisa ngalir ke atas.
Air yang dulu naik dan mengalir seperti biasanya sekarang tidak lagi mas"masalahnya Damnya jebol sehingga warga kebingungan untuk mengaliri sawahnya sampai saat ini,"Ujar Umar Selaku Ulu ulu
Umar Dengan nada serius waktu di wawancarai Memo Pos pagi ini menjelaskan"saya selama jadi ulu ulu dan pernah melaporkan kepihak pengairan memintak bantuan sampai sekarang tidak ada keputusannya dan kapan mau di bangun,"katanya
Setelah hari sabtu di bendung untuk bendungan habis semuanya di terjang banjir,dan saya dengan warga slawu lakukan kerja bakti baik yang punya sawah atau tidak,"terangnya
Dari pengairan sendiri untuk menindak lanjuti atau mau membangun Dam ini di karekan Anggaran Belum turun,entah turunnya kapan dan tahun dua ribu berapa piahak pengairan tidak bisa mengucapkannya.katanya dulu di tahun 2018 dan sampai sekarang di tahun 2019 tidak ada turun juga.Seperti pengairan tidak bisa mengatasi ini juag dan saya jadi ulu ulu ya apa ke warga,"keluhnya
Dan Harapan saya mintak bangunan Dam yang baru dengan yang lebih baik dan kuat dan saya harap dengan Hormat kepada Bupati jember dr.Faida MMR bisa turun langsung dan biar tau keadaan Dam aliran sungai yang rusak parah ini.,"Pungkasnya.(ndik)
