Muchlis Ibrahim Dukung Rencana Polres Loteng Gelar Deklarasi Road Sefety Milenial Festifal
https://www.memopos.co.id/2019/01/muchlis-ibrahi-dukung-rencana-polres.html
MEMOPOS.com,.Lobar- Ketua,Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Musta fa Ibrahim Al- Ishlahud diny kediri Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat (ntb) Drs. Mu chlis Ibrahim,M.Si, menyatakan, Keselamatan Berlalu lintas, mantap dan kondusif adalah dambaan semua orang pengguna jalan.
Demikian dikatakan Muchlis Ibrahim, dihub ungi Wartawan Memo Pos via ponselnya (22/1).
Saya Sudah membaca di On Line Media massa Memo Pos kata Muchlis Ibrahim, bahwa Ke polisian Resor (Polres) Lombok Tengah (Lote ng) melalui Kasat Lantas AKP. Suherdi memb eri penjelasan kepada Wartawan.
Bahwa Polres Loteng akan gelar Deklarasi Road Sefety Milenilal Festifal pada tgl.3 Mar et 2019 secara serentak se Polda ntb.dan mohon dukungan.
Kegiatan Deklarasi tersebut lanjut Muchlis Ibrahim, adalah sangat tepat dan benar.
Kita semua warga ntb kata tuan guru/Kiayi ini harus kita dukung dan sukseskan.
Kepolisian ini patut mendapat perhatian serius dari semua pihak demi ke selamatan kita semua dalam berlalu lintas.
Tuan Guru yang memiliki puluhan ribu jamaan pengajian ini menghimbau kepada semua pihak, terutama para pemuda,pelajar dan mah asiswa,anak anakku semuanya.
Lanjut Muchlis Ibrahim untuk segera siap dan bangun dukung, serta sukseskan Deklarasi Road Sefety Milenial yang akan di gelar pad a tgl.3 Maret 2019 di seluruh polres diwila yah polda ntb imbuh nya.
Sangatlah tepat polisi melibatkan kaum mile nial karena selama ini kecelakaan lalu lintas didominasi oleh pelajar dan mahasiswa.
Disisi lain kaum mileni al ini adalah pribadi pri badi yang memili keter bukaan pikiran,dan me miliki rasa kepercaya an diri yang baik.
Kaum milenial sangat lah mampu mengeks presikan perasaannya.
Bebas, berkreasi, optim is dan terbuka dalam ide ide dan cara hidup baru.
Tetapi disisi lain sebagian kaum milenial adal ah pribadi yang pemalas,karakteristik, cenderung dinamis, individual dan tidak menyukai aturan.
Oleh karena itu sangat tepat dan benar pihak kepolisian melibatkan kaum milenial supaya mereka bangkit untuk melakukan pekerjaan yang positif tidak suka melanggar undang undang dan peraturan yang berlaku tegasnya. (Taqwa).
