Heboh: Pompes Al- Ishlahuddiny Kediri Lobar Gelar Doa Bersama,Pemerintah Tidak Undang
https://www.memopos.co.id/2019/01/heboh-pompes-al-ishlahuddiny-kediri_30.html
Ribuan Istigosah Oleh Santri Al-Ishlahuddiny
MEMOPOS.com,Lobar-Dalam Acara Istigosah kali ini,sengaja panitia tidak mengundang aparat atau pejabat pemerintah untuk menghadiri acara Istigosah dan Doa bersama.
Demikian dikatakan Ketua Panitia Penyelenggara Isti gosah dan doa bersama Drs.TGH. Muchlis Ibrahim, M.Si dalam pidatonya tanpa teks Rabu (30/1) bertempat di ponpes Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat,Nusa Tenggara Barat.
Muchlis Ibrahim menjelaskan dalam rangka menyongsong Pileg dan Pilpres 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk
Para Pimpinan, Pengurus dan Santri/Santriwati Gelar Istigosah dan doa bersama.
Istigosah dan doa bersama ini,yang digelar ini terselenggara atas inisiatif Pon pes Al- Ishlahuddiny untuk menunjukkan kesungguhan para pimpinan/ para ulama atau tuan guru/ust/,kiyai serta santri/santriwati dalam lingkungan Ponpes Al- Ishlahuddiny untuk berdoa memohon kepada allah swt.
Istigosah dan berdoa ini dimaksudkan semoga bangsa dan negara serta rakyat Indonesia tenteram, damai,aman dan nyaman dalam mengadapi pilek dan pilpres 2019 mendatang,"Ujar Mucklis Ibrahim
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (Stid) Mustafa Ibrahim Al- Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat ini menegaskan kepada seluruh para tuan guru dan Santri/Santriwati untuk menggunakan hak suaranya dengan sebaik baiknya sesuai hati nurani tidak boleh dipaksa paksa,"kata Muchlis Ibrahim.
Masih Kata Mucklisin menjelaskan,Dipersilahkan kalian pilih para calon kegislatif dan calon Presiden dan Wakil Presiden yang dipandang amanah sesuai hati nuranimu,"Jelasnya
Tidak boleh golput dan jangan ikut-ikutan menyebar kan Hoax,"imbuhnya
Lanjut Tuan Guru Muchklisin,Pileg dan pilpres harus kita sukseskan kata mantan anggota DPR RI/MPR RI ini demi bangsa dan negara yang kita cintai ini,"imbuhnya
Demikian pula para calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia saat ini adalah putra terbaik bangsa.
Tidak boleh difitnah. tidak boleh menghina.tidak boleh menjelek-jelekkan satu sama lain dan kepada siapapun juga tidak boleh kita bermusuhan,"ucapnya
Kita harus menyadari bangsa Indonesia ini terdiri dari berbagai suku, agama,budaya,kultur yang berbeda,"pungkasnya
Tetapi kita sebagai anak bangsa harus bersatu dalam memelihara persatuan dan kesatuan bangsa,"kata Muchklis
Dengan berpegang teguh UUD 1945.Undang Undang yang berlaku Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus kita jaga bersama.
Kata Muchlis ibrahim jangan berbuat dosa dengan menyebar hoax disambut tepuk tangan yang meriah dari ribuan santri/santriwati serta para tuan guru yang menghadiri acara ini,"Tuturnya
Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimp in oleh 9 orang tuan guru secara bergantian sebagai perwakilan.
Acara dimulai pada pukul 8.30 wita hingga pukul.12.00 wita dan diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap secara bersama sama oleh seluruh tuan guru dan santri/santriwati ponpes Ishlahuddiny kediri lobar ntb dipandu oleh ust H. Abd.Azis Paradi.M.Pd Dosen Senior Stid.
(Taqwa).
