Tim Dosen Polije Hadirkan Sistem Deteksi Kebocoran Gas Berbasis IoT untuk UMKM LINA Catering Jember

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika

MEMOPOS.co.id,Jember - Tim pengabdian kepada masyarakat dari Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika, Jurusan Teknik, Politeknik Negeri Jember (Polije), menerapkan sistem deteksi kebocoran gas berbasis Internet of Things (IoT) di UMKM LINA Catering, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Program ini bertujuan meningkatkan keselamatan kerja sekaligus menjaga keberlanjutan usaha katering yang setiap hari bergantung pada gas LPG.

Kegiatan yang didanai PNBP Polije melalui skema UMKM Binaan ini berlangsung sejak Juni hingga November 2026. Tim diketuai oleh Tunjung Genarsih, M.Pd., dengan anggota Ir. Mochamad Irwan Nari, S.T., M.T., Ardianto Syaifur Rohman, S.T., M.T., dan Nuzula Afianah, S.Kom., M.Cs., serta melibatkan tiga mahasiswa, yaitu Dilif Akbar Kisat, Alvin Karomi, dan M. Yusron Sabil.

Sebagai usaha jasa boga yang melayani pesanan pernikahan, acara kantor, hingga konsumsi harian, dapur LINA Catering mengoperasikan lebih dari dua kompor gas besar secara bersamaan di ruang yang relatif sempit, dengan jam kerja dari pagi hingga malam. Selama ini, kebocoran gas hanya dideteksi melalui penciuman karyawan. Cara ini dinilai tidak andal, sebab bau khas LPG baru tercium pada konsentrasi tertentu, dan kebocoran kecil mudah terlewat saat karyawan sibuk memasak. Usaha ini juga belum memiliki alarm otomatis maupun prosedur tanggap darurat kebocoran gas.

“Kami ingin mengubah cara UMKM menghadapi risiko kebocoran gas, dari yang semula bereaksi setelah kejadian menjadi mencegah sebelum terjadi. Satu insiden kebakaran bisa menghentikan usaha, sehingga keselamatan kerja sebenarnya juga menentukan keberlangsungan bisnis,” ujar Tunjung Genarsih.

Untuk menjawab persoalan tersebut, tim merancang sistem peringatan dini yang terdiri atas sensor gas, mikrokontroler ESP32, dan aplikasi pemantauan berbasis cloud. Sensor yang dipasang di titik-titik rawan dapur membaca kadar gas di udara secara terus-menerus. Jika kadar gas melampaui batas aman, sistem bekerja dalam tiga lapis: alarm dan lampu indikator menyala untuk memperingatkan karyawan di dapur, katup solenoid otomatis memutus aliran gas dari tabung, dan notifikasi dikirim secara real-time ke ponsel pemilik usaha, sehingga penanganan dapat dilakukan meski pemilik sedang tidak berada di lokasi.

Seluruh data pembacaan sensor tersimpan di server cloud dan dapat dipantau melalui dashboard web maupun aplikasi seluler. Sistem ini juga mencatat riwayat kejadian, sehingga pemilik usaha memiliki arsip digital kondisi keselamatan dapur yang dapat dievaluasi secara berkala.

Selain menyerahkan perangkat, tim memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pemilik serta karyawan LINA Catering, mulai dari pemasangan alat, penggunaan aplikasi, penanganan kendala, hingga perawatan sistem. Tim juga menyusun panduan keselamatan kerja yang terintegrasi dengan aplikasi.

‘Dulu kalau dapur sedang ramai, kami sering was-was soal gas, apalagi kompornya menyala bersamaan dari pagi sampai malam. Sekarang ada alarm dan notifikasi ke HP, jadi kami lebih tenang bekerja” kata Ibu Lina pemilik LINA Catering.

Menurut tim pelaksana, biaya pemasangan sistem deteksi gas berbasis IoT jauh lebih kecil dibandingkan potensi kerugian akibat kebakaran, yang dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, belum termasuk risiko terhentinya usaha dan rusaknya kepercayaan pelanggan. Tim berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi UMKM kuliner lain di Jember untuk memanfaatkan teknologi tepat guna demi keselamatan kerja.

Hasil kegiatan ini selanjutnya akan dipresentasikan dalam 9th National Conference for Community Service (NaCosVi) 2026 serta didaftarkan hak ciptanya.

WhatsApp Bagikan ke WhatsApp Facebook Twitter Instagram

Related

Headline 4753387398169122696

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

Kang Mas Hariyanto Tingkat 2 Pembina Wilayah Patrang

Kasat Lantas Serta Jajarannya Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H

Selamat dan Sukses Kepada Bupati dan Wakil Bupati Jember Periode 2025 - 2030

Hot in week

Recent

Comments

Ketua Cabang PSHT Jember Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H -2025

NAIL STUDIO

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item