Tiap Minggu Ketiga Ramadan Warga Perumahan Adakan Tradisi Buka Puasa Bersama
Warga Perumahan Greenland Semeru 2 terlihat mendatangi mushola setempat, mengadakan acara buka puasa bersama dan do'a khotmil qur'an sebagai penutup kegiatan ramadan
MEMOPOS.co.id,Jember - Warga Perumahan Greenland Semeru 2, Sumbersari Jember, setiap tahun di bulan ramadan tidak pernah absen menggelar buka puasa bersama atau bukber, bertempat di Mushola Al Ikhlas dan dihadiri semua penghuni perumahan itu tidak terkecuali anak-anak.
Seperti di hari Minggu (15 Maret 2026), warga untuk ketiga kali mengadakan buka puasa bersama, kendati menjelang detik-detik pelaksanaan kawasan tersebut sempat turun hujan deras namun tidak berlangsung lama sekedar membasahi bumi.
Sebuah tenda sengaja dipasang di lokasi acara, agar warga tidak kehujanan, maklumlah saat ini hujan masih sering turun.Sebuah meja panjang juga telah dipersiapkan, untuk menaruh hidangan dan minuman dingin.Tepat pukul 17.00 kegiatan itu dimulai.
Rendy Wijaya, ketua RT setempat kepada Memo Pos menegaskan, buka puasa bersama itu bagian dari acara puncak kegiatan ramadan di Perumahan Greenland Semeru 2.Ramadan terlihat semarak, karena setiap malam warga mengadakan tadarus di mushola itu.
"Buka puasa bersama ini sebagai penutup acara ramadan di perumahan ini, sebelum waktu berbuka tiba ada do'a khotmil quran.Tidak ada kesan mewah karena berlangsung sederhana, semua masakan tidak dibeli dari luar.Warga perumahan masak sendiri."terang Rendy.
Begitu adzan maghrib berkumandang, warga pun ramai-ramai membatalkan puasa minum air putih kemasan.Kemudian dilanjut sholat maghrib berjamaah, setelah itu mereka makan menikmati kelezatan masakan bikinan ibu-ibu perumahan itu.
"Semua dari warga untuk warga, sehingga buka puasa bersama ini bisa terlaksana.Mulai dari anggaran hingga urusan menu makanan.Kebetulan ibu-ibu disini pandai memasak, hal itu kita manfaatkan dan mereka tidak keberatan."imbuh Rendy.
Sementara itu, M Abdul Hakim, bendahara RT menjelaskan, di Perumahan Greenland Semeru 2, tercatat ada 90 bangunan rumah dan pemilik rumah memiliki beragam profesi.Hakim merasa senang tinggal di kawasan tersebut, selama ini terlihat harnonis dan damai.
"Mereka kompak sekali, terbukti selama ramadan selalu aktif mengikuti kegiatan.Mushola tidak pernah sepi, saat ada buka puasa bersama justru mereka lebih memilih makan bersama daripada di rumah untuk saling bertemu sekedar ngobrol."kata Hakim.(*)
Reporter:Winardyasto HariKirono
