Untuk Kedaulatan Pangan Anggota DPRD Blora Yuyus Waloyo Serukan Sinergi Pers dan petani
https://www.memopos.co.id/2026/02/untuk-kedaulatan-pangan-anggota-dprd.html
BLORA—Memperingati Hari Pers Nasional 2026, anggota DPRD Blora, Yuyus Waluyo, mengajak media massa menjadi mitra strategis dalam mengawal kedaulatan pangan dan masa depan sektor pertanian di daerah ini. Legislator yang berlatar belakang petani itu menekankan bahwa Blora adalah wilayah agraris yang hidup dari kerja para petani.
Anggota Partai Nasdem, Yuyus menegaskan bahwa kedaulatan pangan harus menjadi pilar utama pembangunan Blora. Menurutnya, konsep ini tidak sekadar tentang produksi, tetapi juga mencakup kebijakan yang berpihak, perlindungan petani, distribusi yang adil, serta apresiasi masyarakat terhadap produk pangan lokal.
"Blora ini negeri agraris. Tanahnya hidup dari kerja petani. Karena itu, kedaulatan pangan harus menjadi pilar utama pembangunan daerah," ujar Yuyus, Senin, (9/2/2026).
la melihat pers memiliki peran krusial dalam membangun kesadaran publik dan mengawal isu strategis tersebut. Yuyus berharap media tidak hanya fokus pada pemberitaan politik dan ekonomi makro, tetapi juga konsisten mengangkat isu pertanian, kesejahteraan petani, dan ketahanan pangan.
"Pers punya kekuatan membangun kesadaran publik. Kalau pers ikut mengawal kedaulatan pangan, maka perjuangan petani tidak berjalan sendiri," jelasnya.
Sebagai jembatan antara aspirasi petani dan kebijakan pemerintah daerah, Yuyus meyakini bahwa ketahanan pangan Blora hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang solid antara petani, pemerintah, dan pers.
Pada momentum Hari Pers Nasional ini, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada para jurnalis yang bekerja di lapangan. la berharap insan pers tetap konsisten sebagai pengawal
kebenaran dan penyambung suara masyarakat kecil.
"Selamat Hari Pers Nasional. Semoga pers Indonesia semakin kuat, independen, dan terus berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya dalam mengawal kedaulatan pangan dan ketahanan ekonomi daerah," pungkasnya.
(Ardyfaril)