Ada Walking Tour Fotografi Bikin Bedah Buku Semakin Menarik
Prita HW (baju hijau) sang pengarang buku Bangga Menjadi Jember People, saat memaparkan isi buku tersebut kepada para peserta acara bedah buku
MEMOPOS.co.id,Jember - Kegiatan bedah buku karangan Prita HW "Bangga Menjadi Jember People", bertempat di lantai 2 Transmall Jember, Sabtu 24 Januari 3026, berlangsung sangat menarik karena tidak sekedar bedah buku namun ada pula work shop fotografi dan walking tour diakhir acara tersebut.
Pengikut bedah buku berjalan kaki diajak mengunjungi Masjid Cheng Ho, apalagi masjid itu bersebelahan Transmall.Disana mereka diberi kesempatan memotret masjid tersebut, boleh menggunakan kamera biasa tanpa ada batasan.
Dihadapan peserta, Prita sang pemilik buku itu memaparkan, ia begitu bangga terhadap Jember terbukti meski ia tempat merantau namun tetap kembali ke Jember.Walau hal itu Prita sempat diejek, diangggap Jember itu sepi dan tidak menarik.
"Buku ini bentuk dari kecintaanku terhadap kota Jember, sekian tahun aku tinggalkan merantau keluar kota namun keinginan untuk pulang kampung sulit dicegah dan itu terbukti bisa di Jember lagi,"ungkap Prita kepada Memo Pos selesai bedah buku itu.
"Bangga Menjadi Jember People"itu sendiri bukan sembarang buku, apalagi Prita HW termasuk penerima 10 naskah tetbaik konten lokal Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jember.Buku apik itu butuh waktu empat bulan selesai dirampungkan.
Alumni S-1 Ilmu Informasi dan Perpustakaan Universitas Airlangga (Unair) itu menuturkan, di tahun 2006 ia sudah seringkali menulis artikel.Dalam buku tersebut, tidaklain merupakan memoar perjalanan hidup Prita ibu dua anak itu di perantauan selama 13 tahun.
Bedah buku sehari itu diadakan The Jannah Institute Library dan Kancah Aksara Unmuh Library Jember, serta didukung pula oleh Gudang Buku Keliling (GBK) Penerbit Mizan.Di acara itu, peserta bedah buku bisa melihat pameran foto hasil jepretan Nana Warsita.
Foto tersebut lebih menonjolkan street fotografi, ada sebagian foto sengaja ditampilkan dalam bentuk hitam putih sehingga terkesan memiliki nilai seni tinggi.Menurut Nana dan tidak lain adalah suami Prita, keseluruhan peserta diajari pembuatan photo story.
"Semua peserta memperoleh tambahan ilmu pengetahuan tentang fotografi, tentu ini sangat menarik untuk diketahui apalagi bagi mereka pecinta fotografi."ucap Nana.Pria asal Bekasi Jawa Barat itu merasa bangga, karena peserta terlihat antusias.(*)
Reporter:
Winardyasto HariKirono
