Karnaval Agustusan Sumberjambe Ditonton Ribuan Orang Mampu Gerakkan Perekonomian

MEMOPOS.co.id,Jember - Jalanan utama di Kecamatan Sumberjambe, Sabtu, 30 Agustus 2025 macet mulai dari pagi hingga sore hari.Maklumlah, pemerintah kecamatan saat itu menggelar kegiatan karnaval.
Saat diwawancarai Memo Pos, Umar Faroek, SP menegaskan, karnaval tahun 2025 ini adalah kali kedua dilaksanakan dan jumlah peserta mengalami peningkatan luarbiasa.
"Karnaval tahun 2025 ini terbesar karena diikuti sekitar 7000 orang, menempuh jarak 4 Km.Start di depan kantor Kecamatan Sumberjambe, finish di kantor Desa Cumedak."tutur Faroek.
Lelaki itu mengatakan kegiatan karnaval tersebut memang ditunggu-tunggu warga.Tidak heran, bila ribuan penonton memadati jalur dilalui karnaval dan mereka menonton hingga akhir acara.
"Tampilan peserta karnaval beragam, bahkan lebih didominasi pakaian adat nusantara.Setiap kelompok akan dinilai juri karena itu mereka berusaha tampil menarik."imbuh Faroek.
Dari data di kecamatan disebutkan, tercatat ada 44 kelompok peserta karnaval.Mereka terdiri unsur pendidikan, pemerintah desa dan berbagai elemen di Sumberjambe ikut meramaikan karnaval.
Dalam karnaval tersebut, di garis start setiap peserta diberi kesempatan unjuk kebolehan.Di pos dua sebelum finish, tepat di lapangan Desa Gunung Malang mereka kembali beratraksi sehingga terlihat lebih seru.
Bahkan Faroek ikut turun dari panggung kehormatan, bergabung bersama mereka berjoget menirukan irama musik pengiring.Hal itu menjadikan penonton kegirangan, serta memberikan tepuk tangan.
Selain itu, terlihat salah satu wartawan senior di Jember ikut pula nimbrung berjoget besama Camat Faroek.Tanpa rasa malu ia meliuk-liukkan badan, saat lagu "tambal ban"milik Lorenza diperdengarkan.
Ketika karnaval itu dihelat, di sisi kiri dan kanan jalur dilalui karnaval, terlihat dipenuhi para pelaku UMKM.Mereka menawarkan kepada para penonton makanan dan minuman untuk mengais keuntungan.
Mereka tidak saja berasal dari kecamatan setempat, namun ada pula datang dari kabupaten tetangga seperti Bondowoso.Salah seorang pedagang, Anton dari Bondowoso ikut berjualan di acara itu.
"Informasi ada karnaval di Sumberjambe dari grub WhatsApp, begitu ada seperti karnaval pasti berjualan dan jarak bukan halangan,"kata Anton, bapak beranak dua itu dengan nada bersemangat.
Anton merasa beruntung, diluar dugaan dagangan dia habis terjual.Ia sempat pesimis, maklumlah tidak sedikit pedagang menawarkan dagangan serupa milik Anton.(*)
Reporter:Winardyasto HariKirono



