Berharap Hasil Produksi Pertanian Meningkat Usai Serahkan Bantuan Alat Pertanian
Bupati Jember H Muhammad Fawait,SE, MSC, saat memberikan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani, serta berharap bisa meningkatkan hasil produksi petanianMEMOPOS.co.id,Jember - Kabupaten Jember sekian tahun silam pernah menjadi lumbung padi di Jawa Timur, hal itu kini ingin diraih kembali dan untuk itu petani harus bisa untuk meningkatkan hasil pertanian.
Harapan itu disampaikan langsung Bupati Jember Gus Fawait saat memberikan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani dari berbagai kecamatan, Kamis 28 Agustus 2025 di depan kantor Pemkab Jember.
Acara tersebut juga dihadiri organisasi perangkat daerah (OPD), serta puluhan awak media.Bahkan warga Jember kebetulan sedang berolahraga sore hari di alun-alun, ikut melihat dari jauh acara itu.
"Total keseluruhan bantuan alat pertanian tersebut ada 52, terdiri 30 unit traktor roda dua, 4 unit traktor roda empat, 15 unit transplanter, 3 combine halvester dan alat-alat pertanian lain."ucap Gus Fawait.
Bahkan kader Partai Gerinda tersebut menegaskan, ia menginginkan bantuan kepada petani tidak saja sebatas itu saja, baik dari pemerintah pusat atau Pemkab Jember.Tidak menutup kemungkinan ada bantuan lagi.
Pada kesempatan tersebut, Gus Fawait menjelaskan, pemberian bantuan itu bagian dari kegiatan program andalan Pro Gus'e dan bagian komitmen dari pemerintahan Jember Baru-Jember Maju.
Tidak saja soal pertanian, Gus Fawait memaparkan pula terkait persoalan pajak daerah.Ia juga menuturkan, Kabupaten Jember tidak ada rencana menaikan pajak seperti daerah lain.
"Bahkan Kabupaten Jember menjadi kabupaten pertama di Jawa Timur menghapus segala denda pajak, diterapkan dari bulan Mei hingga akhir Agustus 2025."jelas Bupati Gus Fawait.
Bahkan pria tersebut menambahkan, pajak kewenangan dari Pemkab Jember itu, tetap tidak memberlakukan denda pajak hingga akhir tahun 2025 dan ini tentu merupakan berita menggembirakan.
Tidak itu saja Gus Fawait juga menaruh perhatian besar kepada kehidupan nelayan Jember, bupati berusia muda itu membantu 4000 kapal besar dan 3000 kapal kecil untuk mendapatkan subsidi BBM, karena BBM sangat dibutuhkan mereka saat melaut .(*)
Reporter:Winardyasto HariKirono