Menjelang Idul Fitri, IPM Penujak Loteng Memberikan Santunan Kepada Yatim Piatu
MEMOPOS.com,NTB - Dipenghujung Bulan Suci Ramadhan penuh magfirah, Ikatan Mahasiswa Penujak, Lombok tengah (Loteng) Nusa Tenggara barat (NTB) yang di Nahodai oleh Lalu Dayat bersama teman-temanya itu gelar acara berbuka puasa bersama.
Acara berbuka puasa bersama tersebut dirangkakan pula dengan memberikan santunan kepada anak anak Yatim ,Piatu sebagai rasa cinta kasih kepada mereka pada Ahad ( 9/5/2021) bertempat di Penujak Loteng NTB.
Sejumlah ayat Al-qur`an perintahkan kita untuk memuliakan mereka. Antar lain Surat Al-Ma`un, mengawali dengan kalimat pertanyaan.
Yang artinya Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?. Maka itulah orang yang menghardik anak yatim. Dan tidak memberi makan orang miskin. Maka celakalah orang yang Shoalat.
Yaitu orang-orang yang lalai terhadap Shoalatnya. Yang berbuat ria dan enggan memberikan bantuan.
Rupanya salah satu ayat Al-qur`an inilah yang meng- ilhami Ikatan Mahasiswa Penujak (IMP) Kabupaten Lombok tengah Nusa Tenggara Barat itu menginisiasi dan berupaya mendatangi sejumlah dermawan dan instansi pemerintah terkait maupun swasta guna mengetuk hati mereka agar berkenan mengulurkan tangan membantu secara bersama sama menyantuni sejumlah anak yatim piatu yang berada disekitarnya.
Inisiatif brilian IPM itu berhasil mengumpulkan sejumlah bantuan sumbngan sukarela dari para dermawan.
Baik dari pemerintah / BUMN maupun swasta untuk diberikan kepada yatim piatu sebanyak 99 orang yang berada disekitarnya.
Ketua IMP dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolsek Praya Barat, Kades Penujak, Kecamatan Praya Barat.Kepala RSUD Lombok Tengah, Kepala Puskesmas Praya Barat, Haji Lalu Suhaimi anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD.RI). Pegadaean Cabang Penujak,Ketua Kode HAM NTB.Lalu Pelita Putra Center. Apotik Nasuha. PT.Nindiya Karya.Xiexie Boba dan segenap masyarakat desa Penujak sehingga acara dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.
Via Telp Lalu Abdul Hafiz Artha menyatakan, bahwa dirinya sebagai pencetus IMP sangat mengapresiasi aktivitas adik- adik IMP yang luar biasa itu membuat acara yang bernilai positif.
lebih-lebih menjelang Idul Fitri yang tengah dilanda Covid-19 tapi tidak mengendorkan semangat mereka untuk berbuat kebajikan,tuturnya.
Ide yang baik seperti ini lanjut lalu Hafiz,sebagai salah satu solusi untuk membantu meringankan beban para anak yatim piatu yang kurang mampu..tutupnya.
Pantauan Media ini, penyelenggara dan sejumlah undangan dilakukan terbatas. Patuh terhadap himbauan pemerintah pusa, maklumat Kapolri dan pemerintah daerah serta melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.
Menjaga jarak.memakai masker.mencuci tangan dengan sabun diair mengalir dan menjauhi kerumunan.
(Taqwa NTB)
