Karena Pergi Luar Kota Kades Tampo Dapat Surat Peringatan Dari Camat Cluring
MEMOPOS.com,Banyuwangi - Karena tidak minta ijin pergi ke luar kota tanpa, Kepala Desa Tampo (Kades) Hasim Ashari mendapat surat peringatan dari Camat Cluring Senen, (10/5/2021). Hal ini disebabkan sebagai Aperatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN tidak diperbolehkan pergi ke luar kota atau mudik lantaran peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah mulai tanggal 6 Mei Hingga 12 Mei 2021.
Kepada media Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tampo, Khoirul Adam mengatakan pihaknya tidak mengetahui jika kades saat ini berada di luar kota. Seharusnya Kades melakukan pemberitahuan terlebih dahulu kepada staf desa dan juga anggota BPD terkait atas kepergiannya ke luar kota itu.
"Tidak ada surat pemberitahuan terkait kepergian Kades ke luar kota. Seharusnya wajib mematuhi peraturan dari pemerintah terkait larangan bepergian ke luar kota menjelang Lebaran," ujarnya.
Adam juga memaparkan,pihaknya akan membahas hal tersebut dalam rapat BPD. Jika benar Kades pergi tanpa izin kami juga akan melayangkan surat teguran kepadanya lantaran telah meninggalkan tugasnya tanpa keterangan yang jelas.
"Kami akan telusuri terkait hal tersebut. Jika benar Kades ke luar kota tanpa izin kami akan layangkan surat peringatan secara tertulis," tegasnya.
Sementara itu, Camat Cluring Yoppi Bayu Irawan mengatakan Kades Tampo sudah pergi ke luar kota sejak Senin (3/5) lalu, kepergian Kades Tampo itu tanpa keterangan dan menyalahi aturan. Oleh sebab itu, pemerintah Kecamatan Cluring melayangkan surat teguran kemarin (10/5/2021).
"Seharusnya ada pemberitahuan kepada pejabat yang ada diatasnya dan tidak meninggalkan tugas seenaknya seperti itu," katanya.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terkait sanksi yang nantinya diberikan kepada Kades Tampo yang telah meninggalkan tugas tanpa alasan jelas.
Diketahui saat ini Kades Tampo berada di Jawa Tengah, seharusnya ada pemberitahuan atau izin secara tertulis dulu kepada pemerintah Kecamatan Cluring sebelum pergi ke luar kota.
"Itu sudah menyalahi aturan dan kami sudah layangkan surat teguran agar yang bersangkutan tidak melakukan hal itu lagi," terangnya.
Beruntung saat ini pelayanan desa tidak mengalami kendala dan masih berjalan lancar. Meskipun demikian diharapkan yang bersangkutan tidak seenaknya meninggalkan tugasnya apalagi saat ini pemerintah gencar melalukan kampanye untuk tidak mudik guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. "Untuk pelayanan dialihkan secara online dan sekertaris desa yang sementara menjalankan tugas kades saat ini," pungkasnya. (Im)
