LSM Sorot Kecam Keras MA Rogojampi Larang Siswanya Ikut Ujian
MEMOPOS.com,Banyuwangi - Ramainnya atas berita di media perihal kebijakan dari Lembaga Madrasah Aliyah (MA) Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, yang melarang siswa-siswinya ikut ujian jika belum membayar biaya sekolah mendapatkan sorotan dan keprihatinan banyak pihak.
Salahsatunya datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sorot, melalui Dedik Kurniawan, yang juga bendahara pengurus PSSI Banyuwangi mengecam keras terkait persoalan tersebut.Bahkan lembagannya segera mengambil tindakan tegas dalam menyikapi kejadian yang ada di MA Rogojampi itu.
Dedik juga menyampaikan, Kebijakan Larang Murid Ikut Ujian, Ini Kata Kepala MA Rogojampi
Larang Siswa-Siswi Ikut Ujian, Wali Murid Sayangkan Kebijakan Kasek MA Rogojampi
Tidak Mampu Bayar Biaya Sekolah, Siswa-Siswi MA Rogojampi Terpaksa Tidak Bisa Ikut Ujian.
“Hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak, dan itu sudah diatur dalam undang-undang, hak dan kewajiban anak hanya belajar dan menerima pelajaran, terkait biaya sekolah adalah kewajiban orangtua,”Tegas Dedik di depan MEMOPOS.com Rabu (24/3/2021).
“Kami sangat prihatin setelah mengetahui ada siswa-siswi sekolah sampai tidak boleh ikut ujian hanya karena orangtuanya belum bisa membayar biaya sekolah, untuk itu melalui lembaga saya akan segera mengambil sikap,”Tambah Dedik dengan mata terbata - bata.
LSM muda itu juga memaparkan,sebenarnya pihaknya sudah sering menerima pengaduan dari masyarakat tentang permasalahan beban biaya sekolah khususnya dilembaga Madrasah, baik setingkat Tsanawiyah maupun Aliyah di wilayah Kabupaten Banyuwangi.
“Banyaknya aduan dari masyarakat ke lembaga kami serta ditambah lagi dengan adanya kejadian di MA Rogojampi, membuat kami harus gerak cepat agar hak dan kewajiban setiap anak bangsa untuk belajar bisa terpenuhi, untuk itu kami akan berkirim surat ke Kementerian Agama dan tembusannya akan kami kirimkan ke Gubernur Jawa Timur, Bupati Banyuwangi serta instansi terkait lainnya.”Pungkas Dedik.(Im)
