Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Tegnologi Informasi Dan Komunikasi Bakti Kominfo Untuk Negeri
https://www.memopos.co.id/2019/02/pemberdayaan-masyarakat-dalam.html
MEMO POS.com,NTB-Ketua Panitia Penyelenggara M.Nur Huda,S Pd melalui Koordinator Acara M.Choirul Anam S.Ag menyatakan Pondok Pesantren (Ponpe s)Ishlahuddiny Kediri Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Provinsi Nusa Tenggara Barat dibekali IT dan Kewira usahaan.
Demikian dikatakan Ketua/Koordinator acara saat ditemui Wartawan di sela-sela kesibukan Kamis (27/2) bertempat di Ponpes Ishlahudiny Kediri Lobar.
Anam menjelaskan
Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Ak sesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di sejumlah daerah.
Daerah yang dimaksud antara lain Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Kabupaten Lombo Barat, Kabupaten Lombok Utara dan lain lain,"Terangnya
"Gelar acara yang bertajuk Bakti Kominfo Untuk Negeri tersebut mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Guna Menunjang Pembangunan Infra struktur Melalui Sosialisasi Entrepreneur Digi tal untuk Santri,"katanya
Acara diselenggarakan ini di gedung terbuka Ponpes Ushlahuddiny berjalan lancar.
"Banyak dari santri- santri dan masyarakat tamu undangan yang antusias mengikuti acara terutama saat diskusi atau tanya jawab berlangsung.
Kegiatan ini merupakan upaya Santripreneur Indonesia bersama pemerintah melalui Bakti Kominfo RI untuk meningkatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi secara bijak dan optimal,"Paparnya
Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi khususnya media sosial di Indonesia sangatlah pesat
Sehingga terbentuk era baru yang sering dikenal dengan era milenial,"imbuhnya
Era milenial merupakan era dimana para generasinya tidak bisa lepas oleh sosial media maupun smartphone
Jika generasi milenial tidak diberikan arahan dan kawalan dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, ditakutkan terseret oleh dampak negatif perkembangan TIK seperti berita hoax, fitnah dan ujaran kebencian di media sosial,"Tuturnya
Salah satu arahan dari acara ini adalah menggunakan dan memanfaatkan IT untuk berwira usaha.
Diharapkan kepada Santri dan Santriwati setelah mengikuti sosialisasi tersebut dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan bijak dan optimal.
Teknologi Informasi dan Komunikasi layaknya dua mata pisau, membawa dampak yang sangat positif jika digunakan secara bijak dan optimal misalnya pembelajaran melalui internet atau bahkan wadah untuk berwirausaha,"Harapnya
Namun, jika tidak digunakan secara bijaksana, generasi muda akan terseret oleh dampak negatif dari sosial media maupun internet.
Acara ini dibuka oleh asisten bupati Lobar H.Ilham dan dihadiri
Kepala Kemenag Lobar, Kepala Dinas Kominfo, Kapolres, Dandim Lobar, ormas, dan pejabat pemerinta han lainya,"Paparnya
Acara tersebut diikuti oleh sekitar 300 orang peserta Santri/Santri wati dan warga sekitar.
Acara berlangsung sangat meriah dimulai pukul 13.00 WITA dan diawali hiburan rebana dari santri-santri dilanj utkan dengan pembuk aan, menyanyikan lagu Indonesia raya, dan sambutan oleh Pengasuh ponpes Ishlahuddiny Drs TGH.Muchlis Ibrahim.
Perwakilan dari Santri preneur Indonesia Dr. Mohammad Sobirin, M.Hum, Bimbingan dan arahan oleh Asisten Bupati Lobar serta pelantilkan pengurus santripreneur Indonesia Cabang Kabupaten Lombok Barat.
"Kami sangat bahagia dengan adanya acara ini, semoga acara ini dapat berlanjut dan bermanfaat bagi masyarakat Santri-santri Ponpes Ishlahuddiny khususnya dan masyarakat Lombok Barat umumnya,"Ungkapnya
Karena memang kita perlu mengetahui penggunaan IT secara bijak,"Tegasnya
Apalagi pemerintah terus mengembangkan infrastruktur, sehingga santri-santri siap untuk memanfaatkannya."Tutur Asiten Bupati Lombok Barat Bapak H.Ilham.
Sosialisasi dan pelatihan dengan pembicara oleh Dr. Ir. Sudjatmogo, M. Sc (Dewan Penyelaras Usaha Santripreneur Indonesia) dan KRT.
Noorwahyudi,SIP (Konsultan dan Praktisi Bisnis) mengajarkan bagaima,"pungkasnya.(Taqwa)
Demikian dikatakan Ketua/Koordinator acara saat ditemui Wartawan di sela-sela kesibukan Kamis (27/2) bertempat di Ponpes Ishlahudiny Kediri Lobar.
Anam menjelaskan
Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Ak sesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di sejumlah daerah.
Daerah yang dimaksud antara lain Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Kabupaten Lombo Barat, Kabupaten Lombok Utara dan lain lain,"Terangnya
"Gelar acara yang bertajuk Bakti Kominfo Untuk Negeri tersebut mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Guna Menunjang Pembangunan Infra struktur Melalui Sosialisasi Entrepreneur Digi tal untuk Santri,"katanya
Acara diselenggarakan ini di gedung terbuka Ponpes Ushlahuddiny berjalan lancar.
"Banyak dari santri- santri dan masyarakat tamu undangan yang antusias mengikuti acara terutama saat diskusi atau tanya jawab berlangsung.
Kegiatan ini merupakan upaya Santripreneur Indonesia bersama pemerintah melalui Bakti Kominfo RI untuk meningkatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi secara bijak dan optimal,"Paparnya
Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi khususnya media sosial di Indonesia sangatlah pesat
Sehingga terbentuk era baru yang sering dikenal dengan era milenial,"imbuhnya
Era milenial merupakan era dimana para generasinya tidak bisa lepas oleh sosial media maupun smartphone
Jika generasi milenial tidak diberikan arahan dan kawalan dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, ditakutkan terseret oleh dampak negatif perkembangan TIK seperti berita hoax, fitnah dan ujaran kebencian di media sosial,"Tuturnya
Salah satu arahan dari acara ini adalah menggunakan dan memanfaatkan IT untuk berwira usaha.
Diharapkan kepada Santri dan Santriwati setelah mengikuti sosialisasi tersebut dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan bijak dan optimal.
Teknologi Informasi dan Komunikasi layaknya dua mata pisau, membawa dampak yang sangat positif jika digunakan secara bijak dan optimal misalnya pembelajaran melalui internet atau bahkan wadah untuk berwirausaha,"Harapnya
Namun, jika tidak digunakan secara bijaksana, generasi muda akan terseret oleh dampak negatif dari sosial media maupun internet.
Acara ini dibuka oleh asisten bupati Lobar H.Ilham dan dihadiri
Kepala Kemenag Lobar, Kepala Dinas Kominfo, Kapolres, Dandim Lobar, ormas, dan pejabat pemerinta han lainya,"Paparnya
Acara tersebut diikuti oleh sekitar 300 orang peserta Santri/Santri wati dan warga sekitar.
Acara berlangsung sangat meriah dimulai pukul 13.00 WITA dan diawali hiburan rebana dari santri-santri dilanj utkan dengan pembuk aan, menyanyikan lagu Indonesia raya, dan sambutan oleh Pengasuh ponpes Ishlahuddiny Drs TGH.Muchlis Ibrahim.
Perwakilan dari Santri preneur Indonesia Dr. Mohammad Sobirin, M.Hum, Bimbingan dan arahan oleh Asisten Bupati Lobar serta pelantilkan pengurus santripreneur Indonesia Cabang Kabupaten Lombok Barat.
"Kami sangat bahagia dengan adanya acara ini, semoga acara ini dapat berlanjut dan bermanfaat bagi masyarakat Santri-santri Ponpes Ishlahuddiny khususnya dan masyarakat Lombok Barat umumnya,"Ungkapnya
Karena memang kita perlu mengetahui penggunaan IT secara bijak,"Tegasnya
Apalagi pemerintah terus mengembangkan infrastruktur, sehingga santri-santri siap untuk memanfaatkannya."Tutur Asiten Bupati Lombok Barat Bapak H.Ilham.
Sosialisasi dan pelatihan dengan pembicara oleh Dr. Ir. Sudjatmogo, M. Sc (Dewan Penyelaras Usaha Santripreneur Indonesia) dan KRT.
Noorwahyudi,SIP (Konsultan dan Praktisi Bisnis) mengajarkan bagaima,"pungkasnya.(Taqwa)
