Bupati Jember Terima Kunjungan Kepala Perum Perhutani KPH
https://www.memopos.co.id/2019/02/bupati-jember-terima-kunjungan-kepala.html
Bupati Saat Temui Kepala Perum Perhutani Jember
MEMOPOS.com,Jember-Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR menerima kunjungan Kepala Perum Perhutani KPH Jember Rukman Supriatna, S. Hut., MM. yang didampingi sejumlah wakil kepala.
Pertemuan yang terkait dengan rencana penyerahan sharing produksi ini berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Rabu, 20 Februari 2019.
Bupati Jember dr.Faida MMR dalam memberi keterangan untuk penjadwalannya tidak bisa langsung dikarenakan saya tiap hari jadwal antriaannya bukan main dan saya selalu minta apa materinya,dan baru pagi tadi materinya saya terima,"Tuturnya
Sebelumnya Bupati Faida sudah bertemu dengan Pak Dirut di Jakarta waktu rapat TMMD dan dia juga bertanya yang di jember sudah berkoordinasi belum,dalam ceritanya bupati bilang kayaknya minggu depan,"katanya
Kalau minggu depan belum lapor bu lapor saya,"Imbuhnya
Dalam perbincangan ini bupati jember menjelaskan kalau wilayah Hutannya cukup luas sekali dan menurut bupati saya bisa jadi Bupati karna salah satunya dukungannya MLDH dan saya gak bicara perhutani tapi MLDH nya?"Sambil tersenyum bupati bercerita kepada MLDH
Saya bilang tiga hal ini hal yang positif sesuai Nawacita Presiden kita kan MLDH itu harus tumbuh bersama perhutani di daerah dan dimeltasinya bertumbuh di jember,"Ujar Bupati jember
Tapi yang saya inginkan itu kalau potensinya tiga jangan di bilang satu dan potensinya empat jangan di bilang satu aslinya sendiri sendiri dan Durian ini punya potensi sendiri ya kan,"jelasnya
Kampung Durian ini nantik sinerginya dengan Disperindag karna disana kita program setiap kampung ada satu prodak unggulan.dan kalau di gabungkan dengan yang lain lain bisa hilang unggulan satu denasi harus jadi kampung durian sendiri,"katanya
Masalah Air Terjun karna saya tidak melihat konsepnya,paparannya karna ini melibatkan masyarakat dan ini urusan kedepan dan saya tidak ingin ada konflik konflik masyarakat baik itu di wilayah hutan atau perhutani lainnya wilayah pemerintah daerah sehingga saya melihat yang pariwisata belum mendapat informasi yang cukup.
Saya tidak ingin Lanjut Bupati seremoni seremoni yang sekedar seremoni.kita ini orang serius jadi saya ingin seremoni itu perlu karna titik penyemangat untuk siar untuk sosialisasi namun demikian saya ingin satu yang matang,jadi yang saya lihat sudah siap dan yang kampung durian jelas wilayah sudah di kemas.Namun demikian namanya jaman Now,"tandasnya
Kalau misalnya kampung banyak duriannya kemasan tidak jelas begitu di laonching nantik orang bilang cuman bigitu.saya inginkan papara yang lebih baik masyarakat berperan apa,seperti apa,karna disini pariwisata akan menjadi prioritas pembangunan di tahun ini.(ndik)
