Generasi Kedua Pertahankan Grup Keroncong Agar Tetap Eksis

Grup Keroncong Setia Kawan dari Jember, ikut memeriahkan panggung JFC Exhibition di Alun-Alun Jember beberapa waktu lalu.

MEMOPOS.co.id,Jember - Kemeriahan Jember Fashion Carnaval (JFC) telah berakhir, Minggu 26 Juli 2026.Namun perhelatan karnaval busana asli dari Kabupaten Jember dan bertaraf internasional bagi sebagian orang memiliki kenangan manis sehingga sulit untuk dilupakan.Hal Itu seperti dirasakan Orkes Keroncong Setia Kawan pimpinan Dian Komala, karena mampu tampil apik di panggung JFC Exhibition dihadapan penonton.

Walau hari itu cuaca kurang bersahabat, diitandai hujan deras.Hal Itu sama sekali tidak mengurangi semangat grup keroncong asli Jember itu untuk tampil diatas panggung tepat di depan videotron Alun-Alun Jember.Mengandalkan 15 personil, terdiri 7 musisi dan 8 vokalis, Orkes Keroncong Setia Kawan itu benar-benar memukau sehingga mampu menghangatkan suasana malam Itu.

Perlu diketahui, Keroncong Setia Kawan tidak memiliki waktu panjang untuk latihan, tidak lebih dari satu bulan.Beberapa lagu dibawakan grup tersebut, seperti bengawan solo, wanita Indonesia, rek ayo rek, jangkrik genggong, watu ulo, keroncong kemayoran dan ayo ngguyu.Busana mereka kenakan berwarna cerah, kesan indah dan semarak terlihat jelas mewarnai tampilan Setia Kawan.

Mungkin tidak sedikit orang Jember masih belum mengenal nama Keroncong Setia Kawan ini, padahal keberadaan grup keroncong ini sudah cukup lama dibentuk sekitar Tahun 1980-an.Adalah Aziz Winata pendiri Orkes keroncong tersebut, kemudian seiring waktu berjalan, kepemimpinan grup itu diserahkan kepada Abdul Wasis, tidak lain bapak kandung dari Dian.

"Para pendiri Orkes Keroncong Setia Kawan  sudah meninggal semua, kemudian grub keroncong warisan ini aku sambil alih agar nama Setia Kawan tetap abadi.Sesuai nama grup ini terbentuk berawal dari pertemanan, hingga sekarang pertemanan itu tetap kita pertahankan.Aku dan teman-teman ini adalah generasi kedua dan semua vokalis memang penggemar keroncong."ucap Dian.

Kepada Memo Pos anak bungsu dari dua bersaudara pasangan suami istri Abdul Wasis  dan Sugik Wagirah memaparkan, ia suka musik keroncong lantaran sering mengikuti Setia Kawan Latihan.Waktu itu, Dian masih bersekolah di TK.Di tahun 1993, wanita tersebut memberanikan diri mengikuti Bintang Radio Televisi (BRTV) RRI Jember katagori keroncong remaja mengalahkan peserta lain.

"Alhamdulilah juara 1, senang bisa juara.Lantas di tahun 1997 sempat juara 3 tingkat nasional jenis keroncong remaja mewakili Jawa Timur.Di  tahun 2006, saat Lomba Bintang Radio (BR) di Yogjakarta juara 2 keroncong dèwasa.Saat ini, Dian Ibu satu anak ini tidak lagi ikut lomba keroncong, lebih memilih mengurus rumah tangga, sekaligus menjadi guru les keroncong bagi generasi z sebagai bagian dari regenerasi.(*)


Reporter:Winardyasto HariKirono

WhatsApp Bagikan ke WhatsApp Facebook Twitter Instagram

Related

Sosial Budaya 6150872365203680168

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

Kang Mas Hariyanto Tingkat 2 Pembina Wilayah Patrang

Kasat Lantas Serta Jajarannya Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H

Selamat dan Sukses Kepada Bupati dan Wakil Bupati Jember Periode 2025 - 2030

Hot in week

Recent

Comments

Ketua Cabang PSHT Jember Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H -2025

NAIL STUDIO

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item