Inovasi POLIJE dan PERTAMINA FOUNDATION: Dosen Polije dan Pertamina Foundation Mendiseminasikan Teknologi Hybrid Solar-Biogas untuk Listrik Kawasan Teralienasi Blok Simacan Dusun Merak Taman Nasional Baluran Situbondo

 Foto Profil PoliJe Kabupaten Jember di Tempat Wisata Baluran Situbondo

MEMOPOS.co.id,Situbondo - Blok Simacan Dusun Merak Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih Kabupaten Sitobondo merupakan sebuah dusun di ujung timur utara pulau jawa yang termasuk pada kawasan teralienasi dalam wilayah pengelolaan Taman Nasional Baluran dengan jumlah Penduduk sekitar 1000 jiwa, 250-300 KK. Adanya Diesel untuk listrik 4-5 jam pukul 17.00-22.00 WIB tiap KK dikenakan biaya Rp.100.000. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Jawa Timur Tahun 2023 (BPS, 2023) Kabupaten Situbondo memiliki populasi sapi sekitar 183.902 ekor sapi. Salah satu Daerah penyumbang populasi terbanyak yakni Dusun Merak dimana memiliki sapi sekitar 3500 sapi dimana kelompok besar beranggotakan 40 keluarga yang merawat sekitar 3.000 ekor sapi dan kelompok kecil berisi beberaa keluarga yang mengurus sekitar 500 ekor. Saat ini, Limbah Isi Rumen Sapi (IRS) di Dusun Merak belum dimanfaatkan dan hanya dibuang sehingga mencemari lingkungan sekitar. 

 Kebutuhan energi listrik yang besar jika dibandingkan dengan cadangan listrik yang telah disediakan oleh PLN berdampak pada beberapa daerah tidak teraliri listrik, akar permasalahan tersebut terdapat di Dusun Merak. Kendala dalam penyediaan energi listrik yakni sulitnya akses jalan dan tidak ada jaringan listrik.Tim implementasi teknologi dari jurusan Teknik dan Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Jember yang terdiri dari Siti Diah Ayu Febriani S.Si., M.Si., dan beranggotakan Zeni Ulma S.ST., M.Eng., Risse Entikaria Rachmanita S.Pd., M.Si., Dafit Ari Prasetyo S.T., M.T dan Dr. Niswatin Hasanah S.Pt., M.P. Ketua Palaksana Implementasi teknologi, Siti Diah Ayu Febriani S.Si., M.Si memberikan ketarangan bahwa berdasarkan permasalahan yang dimiliki oleh Blok Simacan Dusun Merak, maka tim mencoba membantu dengan instalasi alat berupa Teknologi Hybrid Solar-Biogas. Alat ini memanfaatkan cahaya matahari dan Gas metana dari Biogas dikonversi menjadi energi listrik untuk penerangan masjid (fasilitas umum), freezer pengawetan ikan, penerangan rumah warga (lampu emergency). Kelebihan teknologinya adalah energi bersih karena memanfaatkan energi surya dan limbah kotoran sapi, peningkatan kualitas produksi pertanian dengan adanya pemanfaatan pupuk cair dari hasil samping produksi biogas.

 

Zeni Ulma S.ST., M.Eng menambahkan dalam implementasi teknologi hybrid solar-biogas. Prosedur kerja Biogas diawali dengan Pemanfaatan energi terbarukan pembangkit listrik hybrid Solar-Biogas memiliki potensi yang baik dari iradiasi matahari di pedesaan sekitar 800-900 W/m2, dan energi biogas yang dapat diproduksi dari kotoran sapi dengan populasi peternak sapi sekitar 60%. Energi biogas yang diproduksi dari kotoran ternak dapat menghasilkan ±2 m3 biogas per hari untuk satu ekor ternak sapi. Energi biogas untuk sumber energi sangat tergantung dari jumlah gas metan. Gas metan hasil fermentasi merupakan kandungan utama biogas yang mempunyai nilai kalor antara 590 – 700 K.cal/m3. 

Dafit Ari Prasetyo S.T., M.T menambahkan bahwa sumber kalor lain dari biogas adalah dari H2 serta CO dalam jumlah kecil, sedang karbon dioksida dan gas nitrogen tidak berkontribusi dalam nilai panas. Nilai kalor biogas lebih besar dari sumber energi lainnya, seperti coal gas (586 K.cal/m3) atau pun water gas (302 K.cal/m3). Nilai kalor biogas lebih kecil dari gas alam (967 K.cal/m3). Setiap kubik biogas setara dengan 0,5 kg gas alam cair (liquid petroleum gases/LPG), 0,5 L bensin dan 0,5 L minyak diesel. Biogas dapat membangkitkan tenaga listrik sebesar 1,25 – 1,50 kilo watt hour (kwh).


Risse Entikaria Rachmanita S.Si., M.Si menjelaskan bahwa implementasi alat secara langsung dibawah matahari langsung. Saat pertama digunakan, baterai harus terisi penuh menggunakan panel surya. Pengguna harus memastikan semua komponen alat sudah berfungsi dengan baik. Jika sudah siap, dilakukan proses menghidupkan sekelar yang menghubungkan baterai dengan panel. Jika cadangan energi pada baterai telah habis maka akan terisi kembali dengan panel surya. Kegiatan implementasi dilaksanakan dengan menggunakan Standard akses energi listrik berbasis panel surya. Operating Procedure (SOP) perawatan dan penggunaan dari sistem panel surya sebagai komponen. Dr. Niswatin Hasanah menjelaskan bahwa produk pupuk cair yang dihasilkan dari bidodigester akan sangat bermanfaat untuk peranian. Pupuk cair biogas, atau bioslurry, adalah pupuk organik kaya nutrisi yang dihasilkan dari ampas fermentasi limbah organik (seperti kotoran ternak) dalam reaktor biogas, menawarkan solusi ramah lingkungan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman dengan menggemburkan tanah, meningkatkan daya ikat air, serta menyediakan unsur makro-mikro (N, P, K, dan lain lain.) dan hormon pertumbuhan tanaman, menjadikannya alternatif ideal untuk pertanian berkelanjutan.  

Tim pengabdian menyatakan bahwa antusiasme para peserta program kgiatan pimplementasi teknologi hybrid solar-biogas ini sangat tinggi, dimana masyarakat Blok Simacan Dusun Merak mampu menerapkan teknologi dengan eksperimen dan demostrasi alat. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan cara penggunaan, perawatan, dan evaluuasi alat sekitar 87%.

WhatsApp Bagikan ke WhatsApp Facebook Twitter Instagram

Related

Headline 2812639640227735401

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

Kang Mas Hariyanto Tingkat 2 Pembina Wilayah Patrang

Kasat Lantas Serta Jajarannya Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H

Selamat dan Sukses Kepada Bupati dan Wakil Bupati Jember Periode 2025 - 2030

Hot in week

Recent

Comments

Ketua Cabang PSHT Jember Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H -2025

SEKRETARIAT DPRD BLORA MENGUCAPKAN SELAMAT JARI JADI KABUPATEN BLORA KE - 276

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item