Jelang Hari Batik Nasional, Banyuwangi Gelar Pelatihan Dan Workshop
MEMOPOS.com,Banyuwangi - Menjelang peringatan Hari Batik Nasional, Pemkab Banyuwangi menggelar gelar pelatihan dan workshop batik, yang dikemas dalam Banyuwangi Batik Festival (BBF) yang dipusatkan di Gesibu Blambangan. Banyuwangi Batik Festival merupakan ajang fashion tahunan yang rutin digelar sejak 2013, yang menjadi etalase keindahan mahakarya batik Banyuwangi.
Dalam ajang tersebut tidak hanya memamerkan karya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) batik saja, tempat belajar, sharing atau berbagai pengalaman segala hal tentang batik.
Ketua Penyelenggara BBF, Sufyan Suryana yang juga Kasie Pengembangan Usaha pada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian Banyuwangi mengatakan, rangkaian Banyuwangi Batik Festival diselenggrakan selama 3 hari, dengan berbagai kegiatan, mulai workshop, talkshow (Sharing Sesion), belajar membatik, Fashion Show dan ditutup dengan Gebyar Batik khas Banyuwangi.
"BFF ini ajang untuk mengenalkan batik khas Bnayuwangi, dimana rangkaian acaranya, ada workshop, lomba kreasi batik, pameran UMKM batik, hingga gebyar batik Banyuwangi," ungkap Sufyan, Jum'at (30/9/2022).
Dalam talkshow batik yang dikemas dalam sharing session atau berbagai pengalaman, beberapa narasumber dihadirkan, mulai batik kuno (sejarah batik Banyuwangi) oleh mbah Sum yang merupakan salah satu legenda pembatik Banyuwangi, Batik Milenial oleh Sanet Sabintang, hingga Firman Syauki yang merupakan ketua asosiasi batik Sekar Jagat Banyuwangi.
"Selama dua hari kita ada pelatihan batik, yang dipadu dengan sharing sesion dengan berbagai narasumber, mulai batik kuno hingga batik melenial," jelas Sufyan.
Kegiatan BBF merupakan panggung bagi para pelaku batik Banyuwangi untuk berkreasi menampilkan karyanya, karena tidak hanya UMKM, melainkan para pelajar juga dilibatkan dalam kegiatan tersebut, melalui berbagai lomba kreasi batik yang dipadukan dalam fashion on padeserian.(Im)
