Kapolres Jember Ngobrol Bareng Petani
https://www.memopos.co.id/2019/01/kapolres-jember-ngobrol-bareng-petani.html
Kapolres Jember Saat Foto Bersama Masyarakat Petani
Cangkrukan ngobrol bareng petani ini hadir Plt BPN Jember, Taufik Hariyanto didampingi oleh Zaenal kepala bidang sengketa, dan Jajaran perwira serta tampak Kasat Reskrim AKP Jumbo Qantas dan Kasatlantas AKP Edwin Nathanael yang dikemas dengan saresehan ini, menerima keluhan dan kritikan, Sepakat dan mendorong terbentuknya Gugus Tugas Reforma Agraria.
Dalam kesempatan itu dihadapan para pimpinan wilayah dan anggota Sekti Jember, sebagai aparat kepolisian yang bertanggung jawab terhadap keamanan dan ketertiban khususnya di Jember, bisa menjaga kondusifitas wilayah.
"Kami menaruh harapan kepada teman-teman Serikat tani Independen bisa tetap menjaga kondusifitas wilayah nya masing-masing desa, jangan sampai terjadi konflik sosial dan komunal, seandainya ada aspirasi-aspirasi yang ingin disampaikan agar melalui mekanisme yang berlaku yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan."jelas Kapolres Jember
Masih kata AKBP Kusworo Wibowo, seandainya ada sengketa-sengketa agar tidak dengan main hakim sendiri, tapi sesuai dengan jalur hukum yang sudah diundangkan oleh pemerintah, kita biss sama-sama menjaga situasi tetap aman tertib kondusif.
Lantaran apa yang telah disampaikan oleh teman-teman petani tadi, sudah ditampung oleh BPN dan oleh kami, tentunya kita bersama akan berkomunikasi, berupaya untuk mendorong membentuk gugus tugas reforma agraria Kabupaten.
"Agar bisa bekerja lebih efektif agar masing-masing menjadi jelas mana bidang tanah yang HGU dan milik masyarakat, sehingga bisa lebih tegas dengan adanya pembagian pembagian wilayah sesuai dengan kepentingan masing-masing."pungkas Kusworo Wibowo.
Sementara menurut Plt BPN Jember Taufik tentunya harus melalui mekanisme dan ketentuan yang sudah diatur, yakni di tingkat wilayah Kabupaten membentuk tim gugus tugas reforma agraria terlebih dahulu.
"Kami insyaallah mendukung penuh harapan dan keinginan para anggota Sekti dan Masyarakat pada umumnya dengan jalur yang ada dan sesuai aturan."janji Pelaksana Tugas BPN Jember.
Masih kata Taufik, "Untuk itu harus segera dibentuk gugus tugas reforma agraria, sebagai wadah untuk membahas persoalan petani dengan perhutani, dan perkebunan maupun dengan PTP, sebagai Ketua itu Bupati, Sekda, dan melibatkan perwakilan dari petani itu sendiri."ungkap Taufik Hidayat
Berikan waktu kepada kami untuk bisa menghadap ke bupati untuk mengajak supaya gugus tugas reforma agraria Kabupaten Jember, BPN hanya sebagai pelaksana tugas harian di lapangan,
bagaimana pun Bupati kepala daerah sebagai ketua tim.
"Alhamdulillah kami memiliki seorang Kapolres mempunyai paradigma baru yang luar biasa, yang bisa memberikan ruang untuk duduk bareng tidak harus berdemo yang mengganggu masyarakat lain."jelas Juma'in Ketua umum Sekti Jember ini
Juma'in menambahkan, persoalan sengketa tanah dengan PTP, Perhutani dan Perkebunan ini sudah dua puluh tahun lebih, Semoga dengan cangkrukan yang digagas oleh pak Kapolses ini, diikuti oleh tokoh pimpinan dan perwakilan anggota meliputi dari sepuluh wilayah / desa yakni
meliputi 6 Kecamatan 10 Desa, Curahnongko, Curahtakir, Silosanen, Mulyorejo, Pace, Sidomulyo, Manggaran, Nogosari, Mumbusari dan Panti bermanfaat. ndik
